Last Update: October 7th, 2019 at 12:25 pm

Tips Bikin Desain Baju Sendiri

Ada yang menganggap jika bikin desain baju sendiri membutuhkan bakat, dan umumnya bakat tersebut berkat bawaan lahir, akan tetapi untuk hal tersebut tentu kita semua kurang setuju, sebab semua dapat dipelajari. Meskipun untuk orang yang tak mempunyai bakat dalam bidang tertentu.

Dalam mendesain kaos atau baju, hal yang perlu diketahui pertama kali adalah jika biasanya desain kaos itu simple, tapi elegan, hal ini berbeda ketika Anda mendesain media promosi seperti katalog  flyer, souvenir dan merchandise, mungkin flyer yang isinya ramai lebih banyak disukai klien, namun hal tersebut tak berlaku bagi desain baju, dimana semakin simple desain baju tersebut maka semakin digemari oleh konsumen.

 

Tips-Tips dalam Membuat Desain Baju Sendiri

Berikut beberapa tips yang perlu Anda lakukan saat ingin membuat desain baju sendiri:

1. Ketahui Macam-Macam Cetakan pada Kaos atau Baju

Saat ini, ada beberapa cara sablon kaos yang dapat kita lakukan. Padahal, pada awalnya satu-satunya pilihan cara dalam memberikan desain atau gambar pada kaos yaitu dengan disablon, tapi dengan kehadiran teknologi printing sekarang ini semakin mempermudah pembuatan desain. Teknologi printing ini biasa disebut sebagai DTG (direct to garment).

Dalam teknologi sablon sendiri, model desain yang paling banyak digunakan ialah gaya tanpa gradasi warna dan gaya vektor, sebab akan sulit menciptakan gradasi warna dalam teknologi sablon, dan memerlukan pengaturan film secara kompleks.

Hal ini berbeda dari teknologi printing, anda bisa lebih bebas menerapkan gambar apa saja yang diinginkan, akan tetapi biasanya harga jualnya lebih mahal dibandingkan harga kaos dengan sablon biasa. Jika sablon biasa perlu dibuat produksi dalam jumlah yang banyak, sedangkan dengan teknologi printing cukup buat satuan, karenanya wajar jika harganya jauh lebih mahal. Belum lagi, mahalnya harga kaos hasil printing ini dikarenakan harga tinta printing berbeda jauh dari harga tinta pada sablon manual.

2. Memikirkan Apa yang Direpresentasikan Oleh Desain Anda

Anda dapat memikirkan bagaimana hasil yang akan diperoleh setelah membuat rancangan baju yang telah dibuat. Mungkin saja anda ingin sekali mempromosikan tim olahraga kesayangan, ataupun band musik rock kesayangan anda, semuanya bisa dibuat sesuai dengan tujuan anda.

  • Jika anda berniat untuk mempromosikan sebuah tim olahraga, merk tertentu, band, ataupun perusahaan, maka anda harus fokus kepada logonya. Salah satunya adalah logo produk Nike, yang merupakan logo sederhana tetapi memiliki desain yang begitu efektif. Anda bisa menonjolkan maskot atau warna dalam membuat desain yang akan ditujukan dalam mempromosikantim olahraga. Sedangkan untuk band, maka anda bisa menonjolkan gambar band yang merepresentasikan musik atau gaya band tersebut.
  • Untuk anda yang ingin menggunakan foto pada desain baju, maka anda bisa menggunakan foto anda sendiri, ataupun foto yang berasal dari internet.
  • Jika ingin membuat baju yang akan menonjolkan gambar buatan atau ilustrasi anda sendiri, maka sebaiknya anda fokus kepada ilustrasinya. Selain itu, mainkan juga warnanya, supaya desainnya terlihat lebih menarik.

 

3. Berikan Dimensi pada Gambar

Walaupun desain yang anda buat sudah berwarna, maka tanpa dimensi, tentunya desain tersebut akan terlihat datar. Untuk menciptakan dimensi pada desain yang anda buat tersebut, maka anda bisa menambahkan warna di bagian bawah desain yang anda miliki. Dengan begitu, desain bajunya seolah-olah memiliki bayangan. Bayangan tersebut akan mempertegas desain pada baju.

4. Seimbangkan Desain

Penyeimbangan ini meliputi penggabungan seluruh elemen atau bagian visual, dengan begitu akan menjadi desain yang utuh. Bukan hanya itu saja, penyeimbangan juga sangat bergantung kepada komposisi desain. Kemungkinan desain yang anda miliki memiliki banyak elemen-elemen kecil, baik itu gambar hewan atau tanaman, bintang-bintang, maupun yang memiliki elemen besar utama, misalnya saja seperti foto. Perlu diingat bahwa cara membuat desain baju yang satu ini harus memiliki desain yang seimbang, dengan begitu akan bisa menarik perhatian.

5. Selesaikan Contoh Desain Terlebih Dahulu

Sangat disarankan agar anda membuat desain sketsanya terlebih dahulu sebelum akan dicetak pada baju. Sebaiknya, buatlah beberapa desain berbeda yang dikombinasikan dengan warna beragam. Selalu perhatikan dengan baik pemakaian kontras dan dimensi warna pada desain anda. ketika menggunakan baju yang berwarna cerah, maka sebaiknya menghindari pemakaian warna-warna pastel, mulai dari warna biru muda, merah muda yang cerah, hingga warna kuning. Walaupun warna-warna tersebut masih terlihat pada baju anda, tetapi penggunaan warna pastel tidak akan terlihat jelas dari kejauhan.

Terlebih lagi ketika anda mendesain baju dengan menggunakan sebuah logo, maka pastikan anda menggunakan warna kontras pada logo tersebut supaya logo yang ada pada baju bisa terlihat dengan jelas. Untuk anda yang masih ragu akan desain yang telah dibuat, maka anda bisa meminta opini dari rekan kerja, keluarga, maupun teman-teman mengenai skema warna dan desain yang mungkin cocok untuk digunakan.

6. Pilih Warna Baju yang Didesain

Anggap saja Anda diminta mendesain gambar dalam sebuah kaos, hal pertama yang perlu diperhatikan ialah Anda harus mengetahui warna baju yang akan dijadikan medianya. Seperti misalnya, Anda diminta membuat desain kaos berwarna hitam, dalam desainnya tentu saja Anda dapat menggunakan warna putih, atau sebaliknya.

Mengetahui pilihan warna kaos sendiri bertujuan agar Anda dapat mengetahui warna kaos yang dapat digunakan dalam desainnya, hal tersebut bertujuan untuk memadukan warna, agar terlihat keren dan kontras.

7. Area Desain

Desain pada kaos atau baju umumnya hanya terdapat dalam area depan, dengan ukuran paling besar 30 x 40 cm. Dengan begitu, ketika Anda membuat pola desainnya dapat disesuaikan penempatan dan ukuran desainnya.

8. Desain Typography Style

Hal yang paling mudah dalam mendesain baju sendiri ialah dengan memakai tulisan. Tugas beratnya yaitu hanya bagaimana Anda memilih font lalu mengkombinasikan font-font agar terlihat tetap eye catchingserta pesan desainnya sampai pada orang-orang yang melihat kaos tersebut nantinya.

9. Simpel tapi Keren

Banyak orang di zaman sekarang yang beranggapan bahwa semakin simpel sebuah desain akan terlihat semakin keren, terlihat semakin elegan serta mahal.

10. Gunakan Aplikasi Desain Kaos

Biasanya aplikasi atau software bikin desain baju sendiri terdapat dua pilihan, seperti coreldraw dan adobe photoshop. Namun jika Anda belum mampu memakai kedua software tadi, Anda bisa lihat Tutorial Membuat Desain Kaos Sendiri via Corel Draw dan Photoshop. Selain itu Anda juga bisa mencoba situs design online gratisan yang dapat mempermudah Anda membuat desain baju sendiri.

Dengan berbagai pilihan software dan aplikasi, anda bisa menentukan mana yang lebih baik. Anda juga bisa mencoba teknologi printing DTG untuk hasil yang lebih sempurna.

 

Semoga berbagai ulasan di atas bisa menambah wawasan anda lebih jauh lagi mengenai cara membuat desain baju. Semisalnya Anda ingin mendapatkan hasil yang lebih cepat dan membuat banyak kaos, Anda bisa menggunakan jasa tempat sablon kaos disekitar Anda.

Jika Anda ingin menjadikan desain tersebut menjadi sebuah kaos, anda bisa buat baju custom Anda di Tshirtbar! Buat baju custommu.

 

Artikel Terkait:

Bryan Wicaksono

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan Wicaksono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *