Sejarah Polo Shirt Dari Dulu Hingga Sekarang

Kalian pasti sudah tidak asing dengan polo shirt atau yang kita kenal sebagai kaos kerah. Kaos polo umumnya sering digunakan untuk para pemain golf dan tenis, namun seiring waktu saat ini juga kerap ditemui saat acara formal. Ciri-ciri kaos tersebut adalah terdapat kerah seperti kemeja, memiliki dua sampai tiga kancing di bagian dada atas serta memiliki kantung atau bordir logo di kiri bajunya. 

 

Polo shirt merupakan salah satu jenis kaos paling basic di industri fashion, terutama bagi para kaum pria. Pertama kali muncul untuk dresscode olahraga polo dan tenis, saat ini kaos polo sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari, termasuk untuk acara semi-formal. Keunikan pada kaos tersebut rupanya juga menghasilkan penampilan smart casual.

 

Tidak berbeda dengan jenis pakaian lainnya, kaos polo juga memiliki perjalanan panjang bagaimana ia bisa tercipta dan telah menjadi kebutuhan berpakaian untuk berbagai aktifitas. Maka dari itu, kami akan mencoba menjelaskan sejarah kaos satu ini. Silakan di simak

 

Baca Juga: Panduan Lengkap Agar Kalian Menggunakan Kaos Dengan Tepat

 

Awalnya ditemukan pada abad ke-19

 

Pada kala itu, ciri-ciri kaos polo telah digunakan pada pemain polo. Tepatnya baju tersebut merupakan kaos berlengan panjang yang terbuat dari bahan katun Oxford, disertai kerah berkancing. Dari sini lah cikal bakal kaos polo hadir untuk menahan kerah dari kebasan angin. Kaos polo sendiri mulai diproduksi pada tahun 1896 oleh perusahaan pakaian bernama Brooks Brothers

 

Setelah memasuki awal abad ke-20, kaos polo pun mulai berkembang. Akibatnya, muncul keresahan dari para pemain tenis karena kaos polo sebelumnya dinilai kurang nyaman. Sebelumnya, para pemain tenis diharuskan untuk memakai kaos putih berlengan panjang  yang digulung dan celana flanel. Sampai pada akhirnya Rene Lacoste (yang juga dikenal sebagai atlet tenis asal Perancis) mulai menghadirkan terobosan baru berupa kaos lengan pendek dengan bahan katun piquet yang ringan, memiliki kantung kecil di sampingnya, serta kerah yang agak panjang.

 

elegancepedia.com

 

Hasil rancangan dari pemenang tujuh kali Grand Slam ini kemudian mulai diperkenalkan pada saat kejuaraan US Open tahun 1927, dimana kaos rancangannya memiliki bahan yang breathable dan terlihat lebih santai. Setahun berikutnya, Lacoste mulai menambahkan identitas merk tersebut dengan logo buaya kecil pada dada samping kiri. Karena melihat potensi tersebut, pada tahun 1933 akhirnya Rene Lacoste mulai bekerjasama dengan Andre Giller–rekan sekaligus pemilik manufaktur knitwear–untuk mulai memproduksi kaos berkerah ini secara massal di bawah perusahaan La Chemise Lacoste. Produk tersebut ternyata menunjukkan penjualan yang signifikan; kabarnya sudah terjual hingga 300,000 pcs setiap tahunnya.

 

Baca Juga: Mari Ketahui Tips Memilih Pakaian Olahraga Yang Tepat dan Nyaman

 

Menjadi dresscode olahraga golf

 

spokesman.com

 

Abad 20 sudah berjalan, rupanya kaos polo juga mulai berpengaruh untuk olahraga golf. Trend ini muncul bertepatan dengan masa kejayaan olahraga satu ini, tepatnya saat Arnold Palmer muncul dengan perpaduan pakaian elegan klasik dengan kaos kerah rajutan. Berangkat dari fenomena tersebut akhirnya baju golf mulai disesuaikan. Pakaian golf yang mulanya mengenakan kemeja dan dasi, kemudian beralih dengan kaos polo sebagai dresscode-nya.

 

Lalu, pada tahun 1952 muncul kaos polo dari kompetitor lain–Fred Perry, sebuah brand fashion asal Inggris. Meski pertama kali dikenalkan pada pertandingan tenis, nyatanya pakaian satu ini juga sudah mulai berkembang pesat menjadi salah satu kaos wajib yang digunakan para anak muda. Seperti misalnya komunitas Mods yang terkenal di negara asal brand tersebut.

 

Inovasi dari Ralph Lauren

 

 

Di tahun 1972 akhirnya muncul inisiasi dari Ralph Lauren—seorang desainer asal Amerika Serikat—untuk meluncurkan lini pakaian kasualnya bernama “Polo”. Produk dari Ralph Lauren memiliki ciri khas logo yang menggambarkan orang sedang bermain polo, dan diletakkan berada di kiri kaosnya. Selain itu, rilisan tersebut menghadirkan berbagai pilihan warna yang variatif dan colorful sehingga produk ini sangat sukses di pasaran dan telah menjadi andalan di seluruh dunia.

 

Polo hadir dengan mengutamakan sisi klasik seperti pendahulunya, dengan gaya khas pakaian Inggris yang terinspirasi dari brand Brook Brothers; pencetus kaos polo yang juga menjadi saksi perjalanan karir desainer tersebut.

 

Perkembangan Kaos Polo Saat Ini

 

 

Bila perkembangan awal kaos polo dibuat dari bahan rajut, kini sudah muncul dengan bahan yang lebih tipis dan adem. Kaos polo dengan bahan dry fit cocok untuk kalian yang suka main golf. Keunggulan bahan ini juga memliki daya serap keringat yang baik, tidak mudah luntur dan basah sehingga nyaman digunakan untuk beraktivitas penuh. Selain itu juga bisa kalian kreasikan dengan gambar sendiri bahkan sudah bisa fullprint.

 

KLIK UNTUK LIHAT KAOS POLO DRY FIT

 

Referensi:

 

  1. https://www.golfdigest.com/gallery/the-evolution-of-the-polo
  2. https://www.sunspel.com/uk/journal/brief-history-polo-shirt
  3. https://www.heddels.com/2019/04/history-polo-shirt-rene-lacoste-ralph-lauren/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.