Polo Shirt Bahan Cotton Pique: Dari Kerah dan Keunggulannya!

Polo shirt sudah jadi ikon gaya yang tak tergantikan, menggabungkan kesan yang anggun dengan kenyamanan yang luar biasa. Salah satu ciri khas yang membuatnya menonjol adalah kerahnya yang unik. Namun, dalam konteks polo shirt yang terbuat dari kain cotton pique, kerah ini memiliki peran yang lebih dari sekadar estetika. 

 

Kerah pada polo pique cotton tidak hanya memberikan sentuhan elegan pada penampilan, tetapi juga menyediakan struktur yang kokoh dan tahan lama, menciptakan tampilan yang lebih rapi dan profesional.

 

Penting untuk memahami bagaimana kerah pada polo pique cotton berkontribusi pada kenyamanan dan keanggunan pakaian, serta mengapa hal ini menjadi pilihan yang disukai bagi mereka yang mengutamakan gaya yang tahan lama dan berkelas.

 

Sejarah Polo Shirt

Polo shirt, seperti yang kita kenal saat ini, pertama kali diperkenalkan oleh legenda tenis René Lacoste pada tahun 1920-an. Namun, Ralph Lauren yang membuat polo shirt populer, menjadikannya barang wajib dalam mode pria.

 

Meskipun polo shirt sering dikaitkan dengan olahraga polo, asal-usulnya sebenarnya berada di tenis. Pada awal abad ke-20, pemain tenis biasanya mengenakan kemeja berlengan panjang dan celana panjang yang tidak nyaman. 

 

René Lacoste, legenda tenis Prancis, memutuskan untuk merevolusi pakaian tenis dengan memperkenalkan kemeja berlengan pendek, bernapas dengan leher yang lembut, yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan gerak yang lebih besar kepada pemain. Dengan demikian, polo shirt, yang awalnya dikenal sebagai “kemeja tenis,” lahir.

 

Meskipun desain René Lacoste membentuk dasar dari polo shirt, desainer mode Amerika Ralph Laurenlah yang mengangkat pakaian tersebut ke dalam mode mainstream. Pada tahun 1972, Lauren memperkenalkan lini Polo-nya, menampilkan polo shirt yang sekarang ikonik dengan logo pemain polo kecil yang dijahit. 

 

Merek Polo Ralph Lauren mengubah polo shirt dari item pakaian olahraga niche menjadi simbol gaya preppy dan barang wajib dalam lemari pakaian pria di seluruh dunia.

 

Penggunaan Cotton Pique Pada Polo Shirt 

Cotton pique adalah rajutan knit ganda (dua benang tarik dan dua benang ulang). Lapisan ganda inilah yang memberikan tekstur waffle atau quilt khas pada satu sisi piqué, dan penyelesaian yang halus pada sisi lainnya. Dan adalah ruang di antara lapisan-lapisan tersebut yang mendorong aliran udara, menjadikannya bernapas.

 

Sebagian besar polo katun lainnya biasanya terbuat dari jersey (kain rajutan satu polos yang lebih halus), yang lebih elastis. Namun, polo piqué cenderung lebih tahan lama, lebih menyerap pewarna, dan lebih baik dalam menyembunyikan keringat.

 

Pique adalah jenis teknik tenun yang menciptakan pola tekstur berlapis-lapis seperti waffle pada kain. Tekstur unik ini membedakan polo piqué dari saingan-saingannya yang terbuat dari katun.

 

Kenyamanan tinggi dari kain cotton pique membuatnya sesuai digunakan dalam segala cuaca. Selain itu, keandalannya yang tinggi memastikan keberlangsungan pemakaian yang lama tanpa perlu khawatir akan kemungkinan kerusakan. Sifat rongga pada kain ini juga membantu menjaga kekeringan dengan menyediakan sirkulasi udara yang baik, mencegah keringat menempel pada tubuh.

 

Polo shirt cotton pique bukan hanya cocok untuk aktivitas olahraga, tetapi juga dapat dikenakan dalam acara resmi. Bahkan, sering kali digunakan sebagai seragam perusahaan untuk menciptakan kesan kesatuan dan profesionalisme yang konsisten.

 

Kelebihan Polo Shirt Bahan Cotton Pique

Berikut adalah kelebihan polo shirt dengan bahan cotton pique:

  • Tekstur Unik

Kain cotton pique memberikan tekstur yang khas dan menarik pada polo shirt, menciptakan penampilan yang eksklusif dan berbeda dari yang lain.

  • Daya Tahan Tinggi

Polo shirt bahan cotton pique dikenal karena daya tahannya yang tinggi, menjadikannya pilihan ideal untuk pemakaian sehari-hari yang aktif.

  • Mudah Dirawat

Struktur kain yang kuat memungkinkan polo shirt cotton pique mudah dirawat dan tahan lama, bahkan setelah sering dicuci.

  • Kenyamanan 

Kemampuan kain cotton pique untuk memberikan sirkulasi udara yang baik menjaga kenyamanan pemakainya sepanjang hari, membuatnya cocok untuk berbagai aktivitas.

  • Penyerapan Keringat

Polo shirt bahan cotton pique memiliki kemampuan yang baik dalam menyerap keringat, menjadikannya pilihan yang nyaman untuk dipakai saat berolahraga atau dalam cuaca yang panas.

 

Kerah Pada Polo Shirt Bahan Cotton Pique

Kerah pada polo shirt bahan cotton pique memegang peranan penting dalam menciptakan tampilan yang elegan dan terstruktur. Kerah ini tidak hanya menambahkan sentuhan estetika pada polo shirt, tetapi juga memberikan struktur yang kokoh dan tahan lama pada busana tersebut. 

 

Dibandingkan dengan polo shirt berbahan lainnya, polo shirt bahan cotton pique menawarkan kelebihan dalam hal daya tahan dan kemampuan untuk mempertahankan bentuk kerah dengan baik sepanjang pemakaian. 

 

Hal ini menjadikan penggunaan kerah pada polo shirt bahan cotton pique menjadi pilihan yang populer bagi mereka yang menginginkan penampilan yang rapi dan profesional tanpa mengorbankan kenyamanan. 

 

Dengan demikian, penting untuk memahami peran yang dimainkan oleh kerah dalam polo shirt bahan cotton pique serta keunggulan yang ditawarkannya dalam menjaga penampilan yang terbaik setiap saat.

Nabila merupakah penulis sekaligus tim creative dari Tshirtbar, seseorang yang mempunyai ketertarikan kuat dengan industri fashion, enterpreneur dan lifestyle
Nabila Putri Viatikara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 2 3 217