Last Update: August 16th, 2021 at 6:32 am

Perbedaan Hem dan Kemeja

Kemeja adalah pakaian yang sangat populer di berbagai kalangan masyarakat karena fungsinya yang bisa dipakai untuk berbagai acara. Biasanya dipakai untuk acara semi formal, formal atau lingkungan kerja. Namun untuk acara santai dan tidak formal pun juga bisa dikenakan dengan nyaman. Model umumnya biasanya adalah berkerah dan memiliki kancing dari bawah sampai atas.

Kemeja bisa ditemukan dipasaran mulai dari yang bermerk sampai yang tidak. Bahkan di tempat penja terdekat kita bisa membuat kemeja custom dengan ukuran kita sendiri. Bahan yang dipakai pun sangat beragam tergantung peruntukan kemeja itu. Untuk perkantoran, biasanya menggunakan kemeja yang lembut dan tipis dan seringkali menjadi baju bagian dalam untuk jas dan dipadukan dengan dasi.

Selain kemeja, kita juga sering mendengarkan istilah hem. Hem sering juga dipakai untuk menamai baju yang memiliki deskripsi yang serupa dengan kemeja. Di masyarakat pun banyak menjadi pertanyaan, apa sebenarnya perbedaan kemeja dan hem? Apakah benar bahwa kemeja dan hem adalah barang yang berbeda?

Pertama-pertama kita kenali dari mana asal-usul kata-kata hem. Hem dalam istilah jahit menjahit adalah metode menjahit bagian bawah baju dengan cara melipat dan menjahitnya sehingga terlihat rapi.

Baca Juga: Bahan dan Printing Untuk Kemeja Pria Lengan Pendek Motif

Jika kita membiarkan ujung kain pada baju tidak dijahit hem, maka baju akan terlihat tidak rapi dan terkesan lecek berantakan.

Sering juga jahit hem dilakukan jika kita ingin memotong panjang baju agar lebih muat untuk kita pakai, terutama jika baju ingin kita pakai tanpa kita masukan ke dalam celana.

Jahit hem sangat umum dilakukan untuk kemeja, karena kemeja biasanya bisa dipakai dengan dua cara yaitu dimasukan ke dalam celana dan tidak dimasukan ke dalam celana. Jika kemeja tidak masukan ke dalam celana maka bagian bawah kemeja wajib di hem agar terlihat rapi.

Baca Juga: Tampil Keren dengan 5 Paduan Warna Jas dan Kemeja Ini!

Kemeja yang tidak dimasukan ke dalam celana biasanya dipakai untuk lebih santai, namun seringkali model kemeja tidak masukan ke dalam celana tapi diperuntukan untuk acara formal seperti contohnya adalah batik.

Kemeja yang dimasukan ke dalam celana, biasanya tidak memiliki jahitan hem dibagian bawah. Sehingga jika kemeja tersebut tidak dimasukan ke dalam celana, maka akan terlihat tidak rapi dan berantakan, terlebih lagi biasanya kemeja biasa memiliki bagian bawah yang panjang karena memang didesain awal untuk dimasukan ke dalam celana. Jika kemeja tersebut hendak dipakai tanpa dimasukan ke dalam celana maka harus dihem terlebih dahulu.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Menghilangkan Oli di Baju

Seiring waktu, di masyarakat akhirnya muncul pengertian bahwa hem adalah jenis kemeja yang bagian bawahnya tidak dimasukan ke dalam celana. Akan tetapi sebenarnya kemeja dan hem adalah barang yang sama hanya dengan bentuk yang sed

ikit berbeda. Namun tidak jarang juga jika istilah hem dan kemeja saling tertukar. Hem sering diartikan kemeja yang tidak formal atau santai.

Hemkemeja

                            HEM                                                           KEMEJA

 

Di Tshirtbar kamu bisa mencetak kemeja dengan motif desain kamu sendiri. Kemeja dicetak dengan mesin cetak sublimasi full print yang tintanya menyerap langsung dengan kain dan awet untuk dipakai waktu yang sangat lama. Bagian bawah kemeja dihem agar nyaman dipakai untuk waktu santai dan bergaya. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi link berikut https://tshirtbar.id/printing-kemeja-pria-wanita/ atau kamu bisa mengirimkan desain kamu langsung ke sales kami di https://tshirtbar.id/pesan-sekarang/ 

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan
Latest posts by Bryan (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *