Pentingnya Background Kartu Nama

ID card atau kartu nama adalah tanda pengenal yang biasa dipakai untuk perusahaan dan lembaga, baik komersial maupun non-komersial. Biasanya, ID card ini digunakan dengan mengalungkannya di leher atau dipasang di kerah baju. Beberapa ID card juga dipasangkan pada saku baju. Kartu ini memiliki ukuran standar 85×53 mm atau seukuran dengan KTP dan SIM. Ukuran lain yang lazim di Indonesia adalah 90×55 mm. 

 

Sementara untuk materialnya dibuat dari art paper, PVC, hingga kertas duplex. ID card juga umumnya memiliki pelengkap seperti gantungan, mika anti gores, dan kotak penyimpan ID card. Berikut ini berbagai jenis kartu nama dan fungsinya:

 

ID card biasa

ID card biasa berfungsi sebagai tanda pengenal saja. Artinya, informasi yang tercantum dalam ID card hanya sebatas berisi informasi identitas diri seperti nama, jabatan, perusahaan, dan foto dari pemilik ID card.

 

ID card magnetik

Berbeda dengan ID card biasa, ID card magnetik memiliki panel pada salah satu sisinya yang berfungsi untuk menyimpan data dari pemegang ID card tersebut. ID card magnetik ini memiliki kemiripan dengan kartu kredit dan kartu debit yang dikeluarkan perbankan.

 

ID card proximity

Dari bentuk fisik, ID card proximity mirip dengan ID card biasa. Namun jika diperhatikan lebih detail, ID card proximity memiliki sebuah chip tipis yang tertanam di dalam kartu. Fungsinya yakni untuk menghindari pemalsuan.

 

Meski tak ada aturan dalam pembuatan kartu nama, mencetak ID card sebaiknya tak sembarangan dicetak. Kartu pengenal dibuat dengan pertimbangan estetika yang juga seringkali mencerminkan budaya profesionalisme perusahaan atau lembaga. Itu sebabnya penting untuk membuat background kartu nama sebaik mungkin.

 

ID card sangat penting sebagai identitas diri, khususnya untuk mendukung kegiatan yang berkaitan dengan pekerjaan. Informasi dalam ID card berisi nama, nomor karyawan atau nomor anggota, dan tugas pekerjaan atau jabatan. Tak hanya sebagai pengenal diri, ID card digunakan untuk akses masuk perkantoran, hingga bisa difungsikan juga sebagai alat pembayaran cashless.

 

Berikut ini beberapa contoh background kartu nama yang bisa jadi alternatif:

 

 

  1. Member card

Member card adalah jenis kartu nama yang bisa dikatakan paling sering ditemui. Sesuai dengan namanya, ID card ini berfungsi sebagai tanda keanggotaan, seperti yang diperuntukkan untuk pelanggan department store

 

Dengan pemberian ID card bagi para member, maka pelanggan akan merasa diistimewakan sehingga mereka cenderung lebih loyal untuk terus berbelanja. ID card juga memiliki fungsi penting untuk melakukan pendataan pelanggan, di mana informasi pelanggan sangat berguna sebagai database.

 

Background kartu nama member card yang biasa digunakan tentu menggunakan logo dan produk perusahaan. Pemegang member card juga memiliki nomor khusus pelanggan yang tercetak di permukaan kartu.

 

  1. ID card karyawan

ID card karyawan didesain sebagai identitas karyawan perusahaan. Desain background kartu nama yang digunakan memuat nama lengkap, jabatan, nomor karyawan, dan foto karyawan itu sendiri. ID card karyawan didesain bolak-balik dengan informasi penting dicetak di bagian depan. Sementara untuk background kartu nama di bagian belakang, bisa diisi dengan profil perusahaan, peraturan penggunaan ID card hingga motto serta visi dan misi perusahaan.

 

Saat ini, sudah mulai banyak perusahaan yang menggunakan bagian belakang background kartu nama untuk digunakan sebagai kartu pembayaran e-money hingga kartu akses keluar masuk perkantoran. 

 

  1. ID card visitor

Berbeda dengan ID card karyawan, ID card visitor lebih simple karena lazimnya lebih polos dan hanya berisi keterangan tulisan “Visitor” serta logo perusahaan. Fungsi dari ID card visitor yakni dipergunakan oleh tamu yang berkunjung ke perusahaan. 

 

  1. ID card event

ID card ini memiliki fungsi sebagai tanda pengenal selama penyelenggaraan event, baik untuk pengenal panitia maupun peserta atau pengunjung. Ada beberapa kesamaan dan perbedaan dalam pembuatan background kartu nama event. Untuk ID card panitia biasanya harus memuat informasi pemegang kartu beserta fotonya. Sementara untuk ID card yang dipegang oleh peserta atau pengunjung relatif lebih sederhana. 

 

Gambar dalam background kartu nama adalah logo acara dan informasi seputar event seperti waktu dan tempat penyelenggaraan acara serta perusahaan atau lembaga yang menjadi penyelenggara dan sponsor. 

 

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan
Latest posts by Bryan (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *