Last Update: July 7th, 2021 at 8:27 pm

Tips Menentukan Nama Brand Bajumu

Saat ini banyak orang berlomba-lomba membangun bisnis usaha kecil baru untuk membantu pemasukan yang sedang cukup kering karena dampak dari Covid-19. Beberapa diantaranya membuat bisnis makanan, aksesoris, perlengkapan rumah, dan sebagainya. Salah satunya yang akan kita bahas pada artikel kali ini adalah pengusaha clothing. Clothing adalah sebuah istilah yang digunakan seseorang atau perusahaan yang membuat atau memproduksi suatu produk yang berada di bawah nama brand baju mereka sendiri.

Dengan itu, banyak pula orang yang sedang mencari ide untuk menentukan nama brand untuk usaha clothing mereka. Produk utama yang biasa dijual di clothing adalah baju, kaos, dan jaket. Nah dalam menentukan nama brand clothing sendiri tidak mudah karena banyak yang perlu di pertimbangkan. Maka dari itu berikut adalah tips yang dapat dilakukan untuk memberikan suatu nama kepada brand baju kamu:

1. Menentukan Visi dan Misi Alasan Brand akan Dibuat

Dalam menentukan nama brand, suatu hal yang cukup penting ialah menentukan visi dan misi mengapa brand tersebut dibuat. Dengan adanya visi dan misi, kita dapat lebih menentukan kemana tujuan brand tersebut. 

Contoh:

  • Visi : Menjadikan Usaha BlaBlaBla dapat dipercaya dengan kualitas yang baik serta pelayanan yang profesional
  • Misi : Memberikan layanan dan produk pakaian terbaik kepada setiap pelanggan, membentuk karyawan yang jujur, tulus, dan profesional, memiliki produk pakaian dengan kualitas premium, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dari contoh Visi dan Misi diatas, contoh nama brand yang bisa kita gunakan adalah  BlaBlaBla karena memiliki arti yang cukup berkecimpung kepada Visi & Misi yang sudah ditentukan.

2. Menggunakan Bahasa Sansekerta atau Bahasa Asing

Penentuan nama brand kamu menggunakan bahasa asing atau bahasa sansekerta juga bisa menjadi ide yang menarik. Contoh brand yang menjual pakaian wanita yang sudah cukup terkenal yaitu Gaudi, arti dari gaudi itu sendiri adalah “wanita” yang berasal dari nama wanita dari bahasa Inggris dan mencerminkan bahwa memang market mereka adalah perempuan. 

Jadi kamu bisa juga cari nama brand dengan arti yang kamu inginkan dari bahasa asing atau sansekerta agar tidak pasaran. Usahakan nama brand tersebut tetap mudah diingat dan juga memiliki arti yang kuat dan positif baik internal maupun eksternal. 

3. Menggunakan Nama Brand yang Catchy dan Mudah Diingat

Sangat penting pula menciptakan brand yang namanya mudah diingat atau menggunakan kata harfiah (kata yang sering digunakan sehari-hari) karena jika kata tersebut sering dikatakan sehari-hari akan membantu juga meningkatkan brand awareness dari masyarakat setempat. Contohnya e-commerce terbesar di Indonesia pada saat ini yaitu GoJek, karena kebanyakan dari mitranya menggunakan motor sebagai transportasi mereka untuk mengantar penumpang, barang atau jasa. Ojek adalah kata pertama yang dapat merepresentasikan pekerjaan mereka dengan itu nama brand-nya sangat catchy dan mudah diingat.

4. Sesuaikan Nama Brand dengan Target Market

Usahakan membuat nama brand yang sesuai dengan target market kamu, karena itu dapat mempengaruhi siapa yang akan membeli produk baju kamu. 

nah, gimana? Sudah kepikiran apa nama brand bajumu? Kalau sudah ketemu, Tshirtbar punya kabar baik untuk kamu loh! Karena Tshirtbar bisa membuatkan label brand kamu sendiri di baju yang ingin kamu jual, seperti gambar dibawah menggunakan print DTF.

 Print DTF Label Brand Kaos dari Tshirtbar

Kamu bisa langsung pesan dengan minimum 1 lusin baju saja, lho! Kapan lagi jual baju bisa dengan label brand kamu sendiri. Sekarang kamu bisa langsung pesan melalui sales kami di nomor 0818-0839-2323 atau kamu bisa langsung datang ke store Tshirtbar di Jalan Abdul Majid Raya No. 6A, Cipete Utara, Jakarta Selatan.

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan
Latest posts by Bryan (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *