Mengenal Jenis Label Baju

Label baju sering dianggap sepele oleh pemakai produk apparel. Sebab label baju dilihat hanya sebagai penanda merk dan cara merawat pakaian. Tidak jarang juga, bahkan pembeli produk apparel menghiraukan label baju tersebut.

Padahal, dibalik itu, proses label baju memiliki industri sendiri yang tidak kalah rumitnya dengan sisi industri apparel. Label baju yang bagus sebenarnya adalah cara untuk meletakan brand pada produk serta memperkuat brand tersebut di mata pembeli. Saat pembeli datang ke toko untuk memilih baju yang digantung, maka pembeli biasanya langsung melihat tersebut. Di mana label tersebut terdapat ukuran, merk, kode produksi, cara pencucian dan lain-lain.

Untuk meletakkan brand kita pada label, maka kita harus mepelajari jenis-jenis label yang ada pada pasaran. Apa saja jenis label yang dimaksud, berikut simak penjelasannya:

Jenis Label Baju
Dari metode pengerjaannya:

1. Label woven

Label ini dibuat dengan cara menggunakan mesin woven, label ini cukup umum ditemui dan biasanya memiliki ciri khas yaitu terasa handfeelnya. Keawetan label ini juga tahan lama, sebab label woven bukan lah tinta namun benang-benang yang diweave untuk membentuk karater, huruf dan simbol. Kelemahan label ini ialah minimum ordernya yang sangat besar dan keterbatasan warna sebab warnanya didapat dari benang.

2. Label printing

Berbeda dengan label printing, label ini dicetak dengan mesin printing atau sablon offset. Hasilnya, label bisa memiliki warna yang banyak yang tidak terbatas, handfeel lebih menyatu dengan label. Kelemahan label ini ialah tingkat keawetannya yang terbatas, sehingga jika udah mendapatkan cucian berkali-kali, ada kemungkinan label hasil cetak label bisa pudar. Label printing bisa diaplikasikan dibahan-bahan yang halus sehingga tidak terlalu mengganggu pemakainya.

Baca juga: 6 Jenis Kain Baju yang Perlu Kamu Tahu!

Dari bentuk model labelnya:

1.  Straight cut

Pada label straight cut, bentuknya sangat simple, biasanya persegi, bisa panjang atau kotak. Bentuk label ini akan terasa rata dengan kain jika setelah dijahit. Karena areal cetak yang terbatas maka label ini biasanya hanya memuat brandnya saja.

2. Center fold

Bentuk label ini adalah label yang dilipat dibagi 2 persis di tengah. Biasanya label ini memiliki informasi lebih dibagian belakangnya sehingga membutuhkan lembaran kedua.

3. End Fold

Label ini mirip seperti straight namun dibagian ujung keduanya dilipat sedikit dan dijahit sehingga agak sedikit lebih menonjol.

4. Miter fold

Berbeda dengan end fold, label ini lebih kecil lebarnya sehingga bisa dilipat menyerong dan memberikan kesan menonjol.

Baca juga: Ketahui 5 Jenis Jaket Wanita

5. Manhattan fold

Jenis lipatan ini mirip seperti centerfold, namun disatu sisi label ada bagian label yang lebih panjang sehingga label terkesan lebih tebal dan menggembung.

6. Loop fold
Masih mirip dengan center fold, label ini tidak dilipat, namun ditekuk saja. Sehingga tidak terdapat bekas lipatan

7. Book cover fold

Lipatan jenis ini mirip dengan manhattan fold, namun kedua sisi label terdapat lipatan kecil.

8. Roll

Ini adalah labe yang berasal dari kain roll-an yang agak pipih. Karena pipih, tidak banyak informasi yang bisa dituang di label ini.

Selain jenis label ini, terdapat juga label yang dicetak langsung baju. Biasanya dicetak kebagian tengkuk. Jenis label sablon tidak memerlukan kain label sama sekali. Sehingga pengguna tidak akan merasa risih akibat kain label yang sering kali membuat gatal. Jenis label ini biasanya di sablon manual. Namun sekarang dengan teknologi printing yang semakin canggih, kita bisa mencetak label dengan kuantitas kecil dengan serupa dengan label sablon.

Baca juga: 4 Jenis Jaket Parka

Di Tshirtbar kamu bisa mencetak label menggunakan print DTF. Dengan printer DTF, kita bisa mencetak objek kecil seperti huruf dan mempertahankan detail yang ada. Biayanya pun sangat terjangkau. Hasil akhirnya sangat memuaskan dan mirip dengan sablon manual. Kelebihan utamanya adalah kita bisa mencetak label ini biarpun pemesanannya dalam jumlah sedikit. Untuk info lebih lanjut dan pemesanan, hubungi sales kami di https://tshirtbar.id/pesan-sekarang/ 

Sumber: https://www.onlineclothingstudy.com/2013/04/7-common-garment-labels-and-information.html

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan
Latest posts by Bryan (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *