Kenali Bahan Kain Soft Cotton, Sebelum Berbelanja di Online Shop

Sebuah industri kapas di Australia melakukan riset tentang persebaran tanaman kapas di dunia. Riset tersebut mendapati bahwa terdapat sekitar 100 negara yang menanam kapas. Apabila dari 100 negara tersebut semua hasil panennya dikumpulkan maka dapat memenuhi 40% kebutuhan kapas seluruh dunia. Berbicara tentang kapas, tentunya semua orang sudah tahu bahwa kapas sebagian besar dimanfaatkan oleh industri tekstil untuk membuat kain.

Salah satu produk kain yang paling erat hubungannya kapas tentunya adalah kain jenis cotton atau dalam bahasa Indonesia disebut kain katun. Namun ada banyak sekali jenis kain lain yang beredar di pasaran. Masing-masing jenis kain-kain mempunyai ciri-ciri khasnya masing-masing. Beberapa bertekstur lembut saat dipegang dan ada juga yang licin atau elastis.

Di zaman teknologi digital ini.  Berbelanja baju atau kain bisa dilakukan melalui online shop. Berbelanja melalui online shop memiliki banyak kemudahan dan keuntungan, seperti bisa dilakukan tanpa ke luar rumah, harga yang lebih murah, banyak tawaran diskon serta promo, dan tentunya dengan pilihan model yang beragam dan bagus secara visual. Namun sayangnya pelanggan tidak bisa langsung mengetahui barang yang akan dibelinya, sehingga kualitas bahan tidak dapat diketahui. Guna menghindari kekecewaan, maka ada baiknya untuk mengenal jenis bahan kain.

Sebagai jenis kain yang paling banyak dijumpai di pasaran, cotton atau katun terbuat dari serat kapas yang ringan namun kuat. Sehingga kain jenis cotton ini merupakan yang paling sering dijadikan sebagai pakaian, seperti kaus atau atasan lainnya. Bahan kain cotton juga merupakan bahan kain tertua di peradaban manusia, cotton sudah digunakan sejak berabad-abad yang lalu.

Kain cotton memiliki beberapa pembagian jenis, di antaranya:

Katun Biasa

Katun biasa bertekstur agak kaku, sedikit bertekstur tipis, dan tidak elastis. Katun biasa memiliki daya serap yang sedang, sehingga harganya relatif lebih murah.

Katun Jepang dan Katun Paris

Kedua katun ini terbuat dari 100% full cotton. Memiliki tekstur halus dan memiliki daya serap yang sangat tinggi dengan permukaannya yang halus. Maka kedua katun ini berharganya relatif mahal. Katun Jepang dan Paris biasanya digunakan untuk membuat kerudung, atasan pakaian wanita, atau juga sprei.

Katun Silk

Sesuai dengan namanya, katun silk memiliki permukaan kain yang cenderung  mengkilap. Karena daya serapnya yang rendah, katun silk sering dimanfaatkan untuk pembuatan rok atau dress.

Soft Cotton

Jenis cotton ini paling halus. Terbuat dari 100% serat kapas panjang yang telah disisir menggunakan api untuk menghilangkan bulu-bulu halus. Soft cotton sangat cocok untuk dibuat karpet atau permadani, tenun, dan banyak pakaian dengan kualitas tinggi. Maka jenis cotton yang paling banyak digunakan orang untuk menenun dengan kualitas terbaik tentunya soft cotton.

Itulah tadi beberapa jenis cotton yang populer serta pemanfaatannya, sehingga kini Anda tidak perlu risau lagi untuk berbelanja pakaian atau bahan kain di online shop.

 

Artikel Terkait

Bryan Wicaksono

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan Wicaksono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *