Sablon Rubber: Definisi, Kelebihan dan Kekurangannya

Sablon rubber sering kali digunakan untuk mencetak desain pada medium pakaian. Baik di jaket maupun kaos, bahan sablon rubber sangat mudah ditemukan di mana-mana. Dibandingkan jenis sablon-sablon lainnya, sablon rubber adalah jenis sablon yang paling sering digunakan. Hal tersebut bukan tanpa sebab. Mengapa demikian? Berikut kelebihan dan kekurangan sablon rubber yang perlu Anda tahu.

Apa Definisi Sablon Rubber?

(ilustrasi) definisi sablon rubber

Sablon rubber adalah salah satu jenis sablon yang bahan utama tinta sablonnya terbuat dari campuran air dan karet. Dari bahan utama tintanya itulah yang membuat teknik penyablonannya disebut sebagai sablon rubber. Teknik sablon ini juga mempunyai istilah lain yaitu sablon GL atau sablon pasta. Hasil cetakan dari sablon rubber hampir mirip dengan tinta plastisol atau sablon plastisol yakni keduanya mempunyai timbulan pada screen mesin. Meski begitu, terdapat perbedaan dari segi tekstur cetakannya.

Seperti yang sudah disebutkan tadi bahwa, sablon rubber adalah terbuat dari karet dan air. Hal itu bertujuan untuk semakin menguatkan pigmentasi pada tinta rubber supaya warna yang dihasilkan nantinya lebih bervariasi dan juga menarik.

Baca Juga: Apa Itu Sablon Plastisol? Serta Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan Sablon Rubber

kelebihan sablon rubber

Terdapat beberapa kelebihan yang akan diperoleh ketika memilih jenis sablon rubber untuk menyablon kaos. Untuk semakin jelasnya, berikut ini kelebihan dari sablon rubber adalah:

1. Harganya yang lebih terjangkau

Dibandingkan dengan tinta kaos sablon lainnya, sablon rubber dibanderol dengan harga yang lebih rendah. Oleh karena itu, sablon rubber lebih banyak dipilih dibandingkan dengan jenis tinta sablon lainnya. Untuk tukang sablon kaos yang ingin mencetak baju dengan harga lebih terjangkau, pilihan terbaik adalah dengan menggunakan sablon rubber. Harga tinta sablon rubber ini berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100.000 menyesuaikan merek dan kualitasnya.

2. Mudah kering

Karakteristik tinta sablon ini juga termasuk penting untuk diperhitungkan bagi yang ingin membuka usaha sablon. Kecepatan tinta sablon saat pengeringan dapat mempengaruhi seberapa cepat pakaian disablon dalam satu hari. Semakin lama tinta sablon mengering, semakin sedikit pula pakaian yang bisa disablon dalam satu hari. Semakin sedikit pakaian yang dapat disablon, maka semakin sedikit pula profit yang bisa dihasilkan.

3. Mudah diperbaiki

Ini dia karakteristik yang tidak kalah penting untuk diperhitungkan. Tinta sablon rubber merupakan tinta sablon yang mudah diperbaiki. Dengan begitu, jika ada kesalahan dalam proses penyablonan, Anda dapat mengoreksinya selagi basah. Karakteristik ini penting untuk dimiliki oleh tinta sablon karena proses sablon, terutama sablon manual, tidak terlepas dari human error.

4. Perawatan mudah

Tidak hanya menguntungkan pihak tukang sablon, sablon rubber juga menguntungkan konsumen yang memakai pakaian dengan sablon rubber. Pasalnya, sablon ini sangat mudah perawatannya. Saat disetrika, bagian tinta sablon rubber pada pakaian tidak mudah lengket dan pecah. Namun, hal ini bisa berhasil bergantung pada kualitas tinta sablon rubber yang digunakan dan juga suhu panas setrika.

Untuk lebih amannya, Anda bisa menurunkan suhu setrika saat menggosok bagian pakaian yang ada sablon rubber. Anda juga bisa tetap menggunakan suhu setrika yang tidak terlalu panas namun dengan melapisi pakaian yang disetrika dengan lapisan tambahan. Kain yang digunakan untuk lapisan tambahan ini sebaiknya tidak terlalu tebal maupun tipis agar baju bisa licin disetrika dengan sempurna.

Baca Juga: Cara Mencuci Jersey Original Tanpa Merusak Sablon

Kekurangan Sablon Rubber

kekurangan sablon rubber

Dibalik adanya kelebihan tentunya ada sejumlah kekurangan dari teknik sablon rubber. Kekurangan-kekurangan ini mesti kamu pertimbangkan ketika ingin menggunakan tinta rubber untuk diaplikasikan ke kaos sablon, beberapa diantaranya sebagai berikut:

1. Menimbulkan kerak

Meskipun tinta sablon rubber adalah tinta sablon yang sering digunakan karena keunggulannya, bukan berarti tinta sablon ini tidak mempunyai kekurangan. Salah satu kekurangan yang patut diperhitungkan adalah kerak yang ditimbulkan. Kerak tersebut akan tersisa di pori-pori screen sablon sehingga perlu dibersihkan secara berkala. Namun, jika Anda tidak masalah melakukan hal ini, maka tinta sablon rubber bisa menjadi pilihan Anda dibandingkan tinta yang lain.

2. Limbah lebih  banyak

Semua jenis tinta sablon menghasilkan limbah. Namun, tinta sablon rubber mempunyai kecenderungan menghasilkan limbah lebih banyak. Hal ini bisa terjadi jika bekas tinta sablon pada screen tidak cepat dibersihkan sehingga menimbulkan kerak. Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda melakukan pencucian screen tidak hanya secara berkala tapi juga secepat mungkin setelah pemakaian.

Baca Juga : Tips Mencuci Baju Sablon Agar Tidak Luntur dan Rusak

3. Banyaknya tinta sablon tiruan

Tinta sablon rubber memiliki variasi harga dan kualitas. Banyaknya variasi tersebut membuat banyak oknum tidak bertanggung jawab menjual tinta sablon yang berkualitas rendah dengan harga tinta sablon berkualitas tinggi. Oleh karena itu, Anda harus tahu ciri-ciri tinta mana yang palsu dan mana yang tiruan agar tidak merugi. Akan lebih baik jika Anda membelinya melalui toko terpercaya agar kualitas tinta yang dijual terjamin.

Tips Merawat Sablon Rubber

tips merawat sablon rubber

Sebagian diantara Anda mungkin belum mengetahui cara merawat atau menjaga kaos sablon rubber. Walaupun tidak jauh berbeda dengan merawat kaos sablon pada umumnya, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1. Mencuci

Ketika mencuci kaos sablon rubber, sebisa mungkin untuk tidak terlalu lama direndam. Mengapa demikian? Hal itu dikarenakan detergen bersifat panas dan akan dapat merusak lapisan sablon kaos sehingga mudah luntur. Kemudian jika mencuci melalui mesin cuci, usahakan jangan terlalu lama serta mengatur perputarannya agar tidak terlalu kencang.

2. Menjemur

Berikutnya tahap penjemuran, hindari menjemur kaos sablon rubber di bawah sinar matahari langsung. Hal itu dikarenakan sinar matahari membuat karet pada sablon melumer dan nantinya bentuk desainnya pun akan berubah. Pastikan juga untuk menggantungkannya pada hanger dan membalikan area sablon ke bagian dalam baju saat menjemurnya.

3. Menyetrika

Dilarang untuk menggunakan suhu tinggi saat menyetrika kaos sablon rubber. Sablon rubber adalah sablon yang tidak kuat akan panas, sehingga jika terkena panas yang berlebih dari setrika maka sablon akan lengket dan juga mengelupas.

Untuk cara mengatasinya, Anda bisa melapisi bagian sablon pada kaos dengan menggunakan kain. Alhasil besi setrika yang panas tidak akan terkena langsung terhadap permukaan kaos yang bersablon.

4. Menyimpan

Kemudian tips untuk menyimpan kaos sablon jenis rubber adalah dengan menggantungkannya pada lemari menggunakan hanger. Hindari menumpukkan dua kaos sablon rubber secara bersamaan dan berhadapan, karena hal itu akan membuat karet lengket dan terkelupas satu sama lain.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Sablon Sublim

Itulah daftar kelebihan dan kekurangan dari tinta sablon rubber. Meskipun tinta sablon rubber adalah tinta sablon yang banyak digemari, terdapat kekurangan yang juga harus diperhitungkan. Jika Anda telah memilih sablon rubber, maka langkah selanjutnya yang harus diambil adalah menyesuaikan kualitas dan harga sesuai kebutuhan sablon pakaian. Saat menemukan merek tinta sablon yang tepat, Anda bisa mencetak desain di pakaian sesuai ekspektasi.

Referensi:

CTA BANNER Custom

began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *