5 Kelebihan dan Kekurangan Bahan Katun untuk Kaos yang Perlu Diketahui

Kelebihan dan kekurangan bahan katun perlu kamu ketahui lebih jauh. Bahwasannya katun sering kali ditemukan pada produk fashion seperti kaos. Tak jarang, ada banyak sekali jenis kain katun yang beredar di pasaran. Langkah ini bermaksud supaya kamu tahu bahan katun yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

Bahan katun sendiri adalah salah satu jenis kain yang sudah ada sejak tahun 5000 SM. Kain ini terbuat bahan serat kapas alami yang termasuk ke dalam golongan Gossypium. Zaman dahulu pun bahan ini disebut sebagai “emas putih”. Alasannya karena bahan katun punya nilai ekonomis tinggi dan bisa banyak digunakan untuk banyak produk. Tidak hanya untuk kaos saja.

Sebelum kamu memilih produk kaos, ada baiknya untuk tahu karakter bahannya lebih dalam. Lewat artikel ini kami akan jelaskan tentang seluk-beluk bahan tersebut. Mulai dari jenisnya sampai kelebihan dan kekurangan bahan katun. Langsung saja simak sampai habis.

Apa Saja Karakteristik Bahan Katun

Bahan katun memiliki ciri khas serta karakteristiknya tersendiri. Karakteristik ini juga yang menjadi pembeda antara kain katun dengan jenis kain lainnya. Berikut ini adalah beberapa karakteristik umum yang dimiliki oleh bahan katun.

1. Mudah Menyerap Keringat

Karakteristik pertama dari kain katun adalah bahannya yang memiliki daya serap keringat atau air. Kain katun memiliki rongga yang cukup lebar sehingga memungkinkan kulit untuk mendapatkan udara dan keringat mudah terserap dengan baik.

2. Adem saat Dipakai

Serat kain katun juga terkenal adem ketika dipakai karena tekstur bahannya yang halus, ringan, dan juga lembut. Hal ini menjadi salah satu alasan bagi banyak orang untuk menyukai menggunakan jenis kain ini.

3. Bahannya Ringan

Seperti yang sudah disebut sebelumnya, bahan yang dimiliki oleh kain katun juga sangat ringan. Hal itu disebabkan karena model kainnya yang tidak begitu tebal. Sehinga sangat cocok untuk diaplikasikan ke baju kaos dan digunakan untuk berbagai acara.

Apa Sifat dari Kain Katun?

Serat kapas pada kain katun berasal dari serat selulosa, yakni bahan dasar serat alam yang berasal dari tumbuhan. Karena diciptakan dari serat alam, membuat tekstur kain ini memiliki sifat higroskopis (menyerap air), gampang kusut, cukup tahan setrika panas, tidak tahan asam mineral, tahan terhadap hama ngengat, namun tidak tahan cendawan.

Apakah Kain Katun Perlu Disetrika?

Kain yang memiliki tekstur halus seperti kain katun, serat sutra, nylon, polyester serta rayon adalah beberapa jenis bahan pakaian yang sebenarnya tidak perlu disetrika terlalu sering. Hal itu dikarenakan beberapa beberapa macam kain katun cukup rentan hangus atau terbakar apabila terkena suhu yang terlalu panas.

Apakah Kain Katun Mudah Pudar?

Di Indonesia sendiri, kain katun adalah bahan yang paling umum dipakai karena memiliki kemampuan yang baik dalam menyerap keringat dan seratnya yang ringan serta kuat. Selain itu, bahan katun mempunyai kelebihan lainnya, mulai dari tidak mudah mengkerut setelah dicuci dan juga tidak mudah pudar atau luntur. Oleh sebab itu, banyak produsen pakaian memilih menggunakan bahan katun karena bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen khususnya di negara tropis serta memiliki daya tahan yang baik apabila dirawat dengan baik dan benar.

Apa Saja Jenis-jenis Kain Katun yang Cocok untuk Kaos?

jenis-jenis kain katun untuk kaos

Kaos memang sangat nyaman digunakan. Salah satu faktor utamanya adalah dari bahan. Sebab kaos sendiri dibuat dari bahan katun. Tapi tidak semua bahan memang cocok untuk produk kaos.

Berikut adalah jenis-jenis bahan kain katun yang cocok bila dipilih sebagai bahan utama produksi kaos:

1. Cotton Combed

Pertama ada bahan yang paling sering ditemukan, yakni jenis katun combed. Proses pembuatan kain ini dilakukan dengan teknik combing dengan alat khusus. Dibuat dari 100% serat kapas alami, hasil yang didapatkan pun tentu sudah teruji karena proses produksinya memakan waktu panjang.

Cotton combed umumnya digunakan sebagai bahan utama kaos. Adapun tingkat gramasinya, yakni: cotton combed 20s, cotton combed 24s, dan cotton combed 30s.

2. Cotton Carded

Selanjutnya ada kain cotton carded yang juga terbuat dari 100% serat kapas murni. Namun, kualitas yang dihasilkan tidak sebagus cotton combed.

Tekstur dari bahan cotton carded lebih kasar dan daya serap keringatnya kurang baik. Selain itu juga lebih gerah dipakai. Maka tak heran bila harganya pun murah. Sering kali digunakan untuk kaos partai.

3. Heavy Cotton 

Sesuai dengan namanya, heavy cotton memiliki ciri khas yakni jenis bahannya yang lebih berat saat dipakai. Memiliki tingkat gramasi 20s yang lebih tebal dari 24s. Bahan ini digunakan untuk kaos oversized.

Jenis kaos oversized punya pola yang berbeda dari kaos regular. Ukurannya pun lebih besar sehingga akan terlihat jauh lebih longgar.

4. Bamboo Cotton

Bamboo cotton adalah salah satu bahan katun yang terbuat dari serat bambu organik. Tidak ada campuran serat kapas sehingga termasuk ke dalam bahan ramah lingkungan. Bila digunakan, bamboo coton terasa lebih tebal dan hangat.

Tak heran bila harganya lebih mahal. Sebab bamboo cotton punya daya tahan awet dan daya serap UV rendah. Kain ini cocok digunakan dalam jangka panjang.

5. Eco Cotton

Eco Cotton terdiri dari dua bahan utama, polyester dan katun. Dengan perbandingan 50:50 dari masing-masing bahan ataupun dominan bahan katun.

Tingkat elastisitas dari bahan eco cotton cenderung lebih tinggi dari kaos biasa. Selain itu juga kandungan kapas pada bahannya lebih banyak. Bisa kamu jadikan opsi bahan untuk kaos polos.

6. Modal Cotton

Terakhir ada bahan modal cotton yang merupakan campuran serat modal dan katun murni. Hasil dari bahan kain ini sangat halus dan lebih elastis dari biasanya.

Bahan ini terasa nyaman dipakai untuk segala cuaca dan buat kesan sangat mahal bagi penggunanya. Gramasi bahan modal cotton setara dengan 30s atau 150-160 gsm.

Baca Juga: Mengenal Apa Itu Bahan Katun dan Jenis Bahannya

Apa Saja Kelebihan Bahan Kain Katun?

kelebihan bahan katun

Ada banyak sekali faktor mengapa kain katun jadi bahan yang paling sering digunakan. Keunggulan dari bahan ini juga jadi alasan kenapa kamu harus memilih kain katun untuk produk seperti kaos.

1. Lembut

Kelebihan bahan katun yang pertama adalah karena terbuat dari serat kapas yang halus. Jadi sangat nyaman dan elastis dipakai.

2. Bahannya Kuat

Kainnya yang kuat disebabkan oleh permukaan yang tebal. Kamu butuh gunting untuk membuat kaos jadi robek. Elastisitas yang tinggi juga bisa jadi salah satu faktor kelebihan kain katun.

3. Bebas Alergi

Kain katun tidak membuat alergi kulit. Oleh sebab itu, bahan ini bisa dikenakan untuk bayi dan orang dengan kulit sensitif.

4. Serba Guna

Bahan ini tidak cuma untuk produksi kaos. Namun kerap kali digunakan untuk produk kebutuhan rumah tangga, kesehatan dan jenis pakaian lainnya seperti denim.

5. Bisa di Custom

Kain katun punya daya serap warna baik. Jadi tidak heran bila sangat cocok untuk disablon atau bahkan dibuat dengan metode tie dye.

Baca Juga: Jenis-jenis Kain Katun Ini Membuat Baju Jadi Nyaman Digunakan

@tshirtbarid

mau desain simple tapi tetap menarik? tshirtbar menyediakan desain ready dan lucu kaya gini loh, yuk order sekarang! IG: tshirtbarid #fyp #xyrbca

♬ original sound – Tshirtbar – Tshirtbar

Apa Saja Kekurangan Kain Katun?

Meskipun banyak keunggulan, terdapat beberapa kekurangan dari kain katun yang perlu kamu ketahui. Berikut diantaranya:

1. Mudah Kusut

Kain katun mudah menghasilkan kerutan. Jadi catatan untuk kamu agar selalu rutin menyetrika sebelum digunakan.

2. Rentan Menyusut

Jika kamu tidak mencucinya secara tepat, maka siap-siap kalau baju kamu akan menyusut. Pastikan memilih ukuran pas dan tidak terlalu ketat. Jangan dicuci pada air bersuhu tinggi.

3. Gampang Luntur

Warna-warna cerah membutuhkan perawatan ekstra. Kain katun dibuat dari serat kapas yang tidak mampu menahan warna lama. Apalagi warna putih yang rentan tercecer warna tekstil lain saat direndam.

4. Timbul Jamur

Faktor utama dari datangnya jamur karena tidak disimpan di tempat yang kering dan sejuk. Karena dibuat dari bahan alami, maka wajar bila mudah terkena jamur. Sehingga baju jadi rusak dan tidak bisa dipakai.

5. Lama Kering

Hal ini dikarenakan bahan kain katun punya permukaan tebal. Sehingga membutuhkan waktu lama agar bisa kering dengan sempurna.

Baca Juga: Katun Bambu dan Kelebihannya yang Perlu Anda Ketahui

Sekarang kamu sudah tahu kan bagaimana kelebihan dan kekurangan bahan katun untuk produksi baju. Apalagi kalau kamu akan memilih kaos untuk kegiatan sehari-hari. Pastikan untuk memilih tempat jual kaos cotton yang bisa kamu custom seperti Tshirtbar. Sesuaikan juga dengan kebutuhan.

Referensi:

Custom Produk Tanpa Minimal

Nabila merupakah penulis sekaligus tim creative dari Tshirtbar, seseorang yang mempunyai ketertarikan kuat dengan industri fashion, enterpreneur dan lifestyle
Nabila Putri Viatikara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 2 3 214