Jenis Sablon Polyflex

Sablon polyflex merupakan sablon digital  yang menggunakan bahan yang hampir sama dengan stiker atau vinyl, biasanya sablon jenis ini akan di press di pakaian. Sablon polyflex termasuk jenis sablon yang tergolong cukup baru dan mungkin masih asing di telinga Anda. Akan tetapi, banyaknya keunggulan yang dimiliki jenis sablon polyflex membuatnya menjadi salah satu sablon pilihan terbaik. Berikut ini kami bagikan detail informasi mengenai sablon polyflex untuk Anda yang membutuhkan.

 

Sifat Sablon Polyflex

Sablon polyflex memiliki proses pengerjaan yang cukup mudah sehingga banyak industri konveksi yang menggunakannya. Selain itu, sablon polyflex juga memiliki sifat elastis sehingga diklaim lebih tahan lama terhadap berbagai tarikan pada pakaian tertentu, namun bukan berarti sepenuhnya mampu menahan tarikan ya. Tinta pada sablon polyflex termasuk kategori tinta yang awet, tahan dan mampu melekat dengan kuat pada media kaos. Penggunaan sablon jenis ini biasa digunakan pada jersey olahraga, jaket, kaos dan beberapa bahan kain lainnya.

Perlu diketahui, sablon polyflex memiliki ukuran yang terbatas, sedangkan untuk  lebarnya bisa mencapai 28 cm saja. Akan tetapi, ukuran ini sudah bisa digunakan untuk menyablon kaos dan beberapa bahan lain. Saat menggunakan pakaian dan sablon polyflex, Anda perlu ekstra hati-hati saat mencuci maupun menyetrika karena ditakutkan akan merusak desain sablon polyflex itu sendiri. Akan lebih baik jika Anda menghindari setrika secara langsung sebagai langkah perawatan efektif.

 

Jenis-Jenis Polyflex

Setidaknya, ada 10 jenis polyflex yang dapat digunakan untuk menyablon:

  1. Polyflex PVC
  2. Polyflex PU
  3. Polyflex Reflective
  4. Polyflex Printable
  5. Polyflex Flock
  6. Polyflex Glow In The Dark
  7. Polyflex Foil
  8. Polyflex PU Pastel
  9. Polyflex Glitter
  10. Polyflex Sublimation

 

Kelebihan dan Kekuarangan Sablon Polyflex

Seiring berkembangnya kreatifitas jasa sablon, penggunaan sablon polyflex ikut serta berkembang pesat karena ragam keunggulan penggunannya. Selain memiliki ragam keunggulan, sablon polyflex juga dibarengi dengan beberapa kelemahan atau kekurangan. Saat hendak memilih sablon polyflex, pastikan Anda mempelajari terlebih dahulu mengenai kelebihan dan kekurangan jenis sablon yang satu ini. Berikut ini kami bahas kelebihan dan kekurangan dari sablon polyflex secara lengkap.

 

Kelebihan Sablon Polyflex:

  • Proses pengerjaan yang lebih mudah dan jauh lebih cepat
  • Tingkat keakuratan hasil penyablonan jauh lebih detail dan lebih rapi
  • Memungkinkan melakukan sablon satuan dan tidak harus dalam jumlah banyak
  • Biaya penyablonan yang lebih terjangkau karena tinta yang digunakan tergolong murah
  • Penyablonan bisa dilakukan dengan pola desain yang berbeda secara satuan
  • Terdiri dari beberapa warna yang solid
  • Memungkinkan penggunaan pada desain lebih presisi yang terdiri dari 1 hingga 3 spot berbeda
  • Tidak terlalu banyak sisa sablon yang akan terbuang
  • Warna hasil penyablonan tidak akan pudar, lepas atau terkikis meskipun digunakan dan dicuci hingga berkali-kali
  • Jauh lebih awet dan tahan lama, meskipun sangat tergantung bahan yang digunakan, maka dari itu pilihlah bahan polyflex yang berkualitas tinggi

 

Kekurangan Sablon Polyflex:

  • Pilihan warna sablon polyflex cenderung standard dan tidak memiliki banyak pilihan warna
  • Sablon jenis ini tidak memungkinkan untuk teknik penyablonan gradasi
  • Harga mesin penyablonan sablon polyflex cenderung lebih mahal
  • Bagian yang disablon tidak bisa disetrika karena panas setrika berpotensi merusak sablon
  • Kurang populer karena belum familiar di beberapa daerah tertentu

 

Perlu diketahui,  dibalik kelebihan dan kekurangan kualitas hasil penyablonan bahan polyflex sebenarnya semua itu sangat tergantung teknik perawatan yang diberikan oleh para penggunanya. Seperti ini, jika memang sablon polyflex diklaim memiliki kualitas yang awet dan tahan lama, akan tetapi faktor penggunaan berpotensi membuat kualitasnya berbeda. Untuk itu, pastikan Anda memberikan perawatan yang tepat untuk jenis sablon polyflex.

Bryan Wicaksono

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan Wicaksono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *