Mengenal 3 Jenis Jaket Distro

Tahukah kamu kalau jaket sudah menjadi lebih dari sekedar baju pelindung atau outerwear saja secara fungsionalitas namun juga menjadi fashion, dan bahkan jaket sering kali menjadi trend di banyak kalangan masyarakat, terutama anak muda.

Produk jaket-jaket bisa kita temukan di toko-toko baju, mulai dari toko branded, pusat perbelanjaan, toko distro dan department store. Trend jaket sendiri memiliki perkembangan pesat dengan munculnya berbagai macam mode. Mulai dari brand internasional hingga brand lokal telah menjamur di pasar jaket di tanah air. 

Distro telah menjadi tempat awalnya distribusi baju yang diproduksi oleh brand-brand lokal. Konsep distro berawal di awal tahun 1990an sebagai tempat para band indie menjual merchandise mereka mulai dari kaos, CD, stiker dan lain-lain.

Baca juga: Cara Mencuci Jaket Jeans agar Tidak Pudar

Sekarang distro telah menjadi salah satu sumber fashion utama untuk anak muda di Indonesia. Distro menjual bermacam jenis kaos, jaket, celana, topi dan aksesoris fashion lainnya dengan harga cukup terjangkau.

Namun kita perlu mengetahui jenis apa saja yang menjadi trend jaket distro di tanah air, berikut adalah beberapa jenis yang bisa ditemukan di pasar jaket distro:

1. Hoodie dan Zipper Hoodie

Jenis Jaket DistroIni adalah jenis jaket distro yang akan kita temukan di toko distro, sebab jaket jenis bisa dibilang menjadi simbol outerwear anak muda. Bentuknya yang simpel, bahannya yang nyaman serta memiliki hoodie bisa membuat pemakainya tampil keren. Jaket hoodie memiliki areal cetak untuk sablon yang luas di bagian depan, sehingga sering menjadi tempat untuk menonjolkan brand dan pesan yang ingin diberikan kepada audiensnya.

Baca juga: Apa itu Bahan Babyterry? Ini Kelebihan dan Kekurangannya!

Bahan yang sering dipakai untuk jaket ini adalah bahan fleece, yang umumnya terbuat dari bahan cotton fleece atau PE fleece. Perbedaanya cukup jelas terasa saat dipegang, cotton fleece akan terasa lebih tebal dari PE fleece, selain itu cotton fleece juga akan lebih nyaman dan terasa ‘berat’ saat dipakai. Bahannya juga lebih stretch kita ditarik. Akan tetapi, cotton fleece biasanya memiliki harga jual yang tinggi karena memang bahan bakunya lebih mahal.

Kita juga mungkin akan menemui hoodie yang terbuat dari bahan baby terry, sebagai alternatif bahan yang lebih tipis.

2. Jaket varsity

Jenis Jaket Distro

Jaket varsity atau letterman jacket populer di tahun 1980an di Amerika Serikat di Harvard University, jaket ini memiliki keunikan pada campuran variasi warnanya, karena warna badan dengan lengan pada jaket ini berbeda. Sepintas mirip dengan kaos raglan yang juga memiliki paduan warna serupa. Ciri khas lainnya adalah terdapat motif garis di bagian rib pada pergelangan tangan, rib pada pinggang dan rib bagian leher. Untuk di bagian penutup, ketimbang menggunakan resleting, jaket varsity menggunakan kancing sebagai penutup. Bahan yang sering dipakai adalah bahan fleece.

Baca juga: Apa itu Bahan Taslan dan Fungsinya

3. Jaket bomber

Jenis Jaket DistroJaket ini mendapatkan inspirasi dari model jaket pembom pesawat militer Amerika Serikat, karena modelnya yang keren, desain ini dipakai oleh banyak anak muda. Awalnya jaket bomber menggunakan bahan dengan fitur khusus seperti tahan api untuk meningkatkan kemampuan pilot untuk selamat dari bahaya. Namun sekarang bahan jaket bomber telah menggunakan bahan yang lebih umum dan nyaman untuk dipakai. Jaket ini sepintar mirip dengan bentuk jaket varsity namun di bagian tengah penutupnya menggunakan resleting dan bahannya bukan lah dari bahan fleece namun menggunakan bahan micro atau parasut.

Di Tshirtbar kamu bisa memesan bermacam jenis jaket hoodie dan zipper hoodie yang bisa kamu custom dengan desain kamu sendiri. Kami menyediakan jaket dengan bermacam model dan bahan. Untuk informasi dan pilihan lengkapnya bisa klik di link berikut: https://tshirtbar.id/print-jaket-satuan/ atau tanya langsung ke tim sales kami di https://tshirtbar.id/pesan-sekarang/

Sumber: http://kompas.com/ver1/Ekonomi/0708/12/004811.htm

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan
Latest posts by Bryan (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *