Apa Itu Desain Label Baju dan Bagaimana Cara Membuatnya

Desain label baju adalah komponen penting yang harus disertakan pada produk fashion. Fungsinya sebagai identitas brand serta memuat informasi penting tentang baju tersebut. Terkesan sederhana, namun menyertakan label penting sebagai indikator kualitas baju.

Bagi kalian yang ingin berbisnis baju. Sebaiknya mulai memahami ilmu ini agar produk bernilai jual tinggi. Lalu, seberapa penting sebenarnya peran label dan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuatnya?

Apa Itu Label Baju?

Label pada baju adalah salah satu komponen identitas brand yang memuat informasi spesifikasi produk. Biasanya dijahit pada bagian luar atau dalam pakaian. Bentuknya kecil dan tidak mencolok, sehingga tidak akan mengganggu estetika produk.

Bahannya dibuat dari kain pilihan, umumnya berwarna putih atau hitam. Tidak ada aturan desain pada label pakaian. Setiap pemilik brand bebas memasang dengan konten apapun. Selama mengikuti aturan branding fashion.

Bagaimana Cara Menentukan Desain Label Baju?

Bagi pemula yang baru terjun dalam dunia fashion. Tidak jarang kesulitan menentukan isi label pakaian. Walaupun jarang diperhatikan oleh konsumen, namun sebaiknya pahami hal ini sebelum menentukan desain.

1. Pahami Karakter Pelanggan

Pahami karakter pelanggan lebih dahulu. Jika memproduksi baju anak, maka gunakan tampilan lucu. Sebaliknya pada produk dewasa, maka cukup dengan menampilkan merek dan ukuran produk.

2. Penempatan Label Di Baju

Pilih posisi label yang tidak mengganggu keindahan pakaian. Umumnya label dijahit di bagian dalam kerah belakang. Atau bagian bawah luar pakaian dengan ukuran kecil.

3. Sesuaikan Dengan Tema

Umumnya label menggunakan warna dasar putih atau hitam. Lalu pilih font tulisan sesuai tema pakaian. Jika pakaian formal, maka sebaiknya gunakan format yang terkesan formal juga.

Baca Juga: 5 Cara Menggambar Desain Baju untuk Pemula

Bagaimana Cara Membuat Desain Label Baju?

Setelah memiliki ide desain, selanjutnya membuat label tersebut. Hal yang perlu diperhatikan saat membuat diantaranya, jenis kain. Berikut ini cara tepat untuk membuat label pakaian agar tetap indah.

1. Tentukan Fungsi Label Pada Baju

Fungsi komponen ini pada pakaian cukup beragam. Selain sebagai branding, juga digunakan tempat menyertakan informasi pakaian. Maka sebelum membuat tentukan fungsinya lebih dahulu, apakah sebagai branding saja, atau disertakan informasi spesifikasi produk.

2. Buat Desain Dengan Aplikasi Painting

Setelah menentukan tujuan dan fungsinya. Selanjutnya buat desain menggunakan media painting digital. Gunakan skema yang tidak mencolok dan tidak terlalu besar. Sebaiknya pilih warna monochrome dengan ukuran kecil.

3. Pilih Bahan dan Cetak

Selanjutnya adalah memilih bahan untuk menerapkan desain label. Biasanya, jenis label yang digunakan adalah metode DTF atau Direct Transfer Film. Metode printing digital ini terkenal karena mampu mencetak desain dengan artikel kecil tanpa harus menggunakan outline seperti yang sering terjadi pada printable polyflex.

Keunggulan penggunaan label print bila dibandingkan dengan kain adalah desainnya yang lebih tahan lama dan baju pun jadi lebih nyaman digunakan.

Baca  Juga: Bagaimana Cara Membuat Pola Baju Anak dengan Sederhana?

Rekomendasi Desain Label Baju?

Untuk label pada baju ada beberapa kategori bisa digunakan. Hal ini berdasarkan pada isi dan fungsi informasi didalamnya. Berikut ini rekomendasi desain label baju.

1. Informasi Merk

Desain pertama adalah pada tipe label merek. Isinya apa saja? Kalian dapat mengisi dengan desain logo brand atau ditambahkan informasi tentang brandnya. Sebagian pakaian terkadang membutuhkan pengelolaan berbeda. Hal tersebut dapat dituliskan pada bagian label juga./

Sebaiknya tampilan dibuat sederhana. Selain itu tempatkan pada dalam baju yang sekiranya tidak mengganggu saat digunakan. Misalnya pada bagian leher dalam.

2. Label Temporary

Jenis temporary merupakan tambahan label menggunakan hang tag atau sticker. Fungsinya sebagai media tambahan informasi produk. Misalnya informasi size, warna, tipe produk, dan lainnya.

Ini dapat dijadikan sebagai pendukung, jika informasi pada label utama terbatas. Desainnya juga lebih besar dan inovatif, dengan kertas atau mika plastik sebagai medianya.

3. Desain Lipat Kecil

Desain lipat kecil posisinya dijahitkan pada sambungan pakaian. Atau bisa juga pada posisi bawah kiri baju. Umumnya berada di detail baju yang menyertakan lipatan, misalnya pada atau bagian bawah pakaian.

4. Desain Perawatan Baju

Label model tersebut adalah desain yang cukup populer, yaitu menyertakan informasi mengenai cara merawat pakaian. Tujuannya agar konsumen mendapatkan informasi lebih mudah.

Ada beberapa simbol yang bisa kalian gunakan, antara lain: washing (mencuci), iron (setrika), drying (pengeringan) dan bleaching (pemutih).

Desain label baju adalah komponen penting yang harus disertakan pada produk fashion. Fungsinya sebagai identitas brand serta memuat informasi penting tentang baju tersebut. Terkesan sederhana, namun menyertakan label penting sebagai indikator kualitas baju.

Bagi kalian yang ingin berbisnis baju. Sebaiknya mulai memahami ilmu ini agar produk bernilai jual tinggi. Lalu, seberapa penting sebenarnya peran label dan apa saja yang perlu dipersiapkan untuk membuatnya?

Baca Juga: Rekomendasi Desain Baju Komunitas!

Apa Itu Label Baju?

Label pada baju adalah salah satu komponen identitas brand yang memuat informasi spesifikasi produk. Biasanya dijahit pada bagian luar atau dalam pakaian. Bentuknya kecil dan tidak mencolok, sehingga tidak akan mengganggu estetika produk.

Bahannya dibuat dari kain pilihan, umumnya berwarna putih atau hitam. Tidak ada aturan desain pada label pakaian. Setiap pemilik brand bebas memasang dengan konten apapun. Selama mengikuti aturan branding fashion.

Bagaimana Cara Menentukan Desain Label Baju?

Bagi pemula yang baru terjun dalam dunia fashion. Tidak jarang kesulitan menentukan isi label pakaian. Walaupun jarang diperhatikan oleh konsumen, namun sebaiknya pahami hal ini sebelum menentukan desain.

1. Pahami Karakter Pelanggan

Pahami karakter pelanggan lebih dahulu. Jika memproduksi baju anak, maka gunakan tampilan lucu. Sebaliknya pada produk dewasa, maka cukup dengan menampilkan merek dan ukuran produk.

2. Penempatan Label Di Baju

Pilih posisi label yang tidak mengganggu keindahan pakaian. Umumnya label dijahit di bagian dalam kerah belakang. Atau bagian bawah luar pakaian dengan ukuran kecil.

3. Sesuaikan Dengan Tema

Umumnya label menggunakan warna dasar putih atau hitam. Lalu pilih font tulisan sesuai tema pakaian. Jika pakaian formal, maka sebaiknya gunakan format yang terkesan formal juga.

Bagaimana Cara Membuat Desain Label Baju?

Setelah memiliki ide desain, selanjutnya membuat label tersebut. Hal yang perlu diperhatikan saat membuat diantaranya, jenis kain. Berikut ini cara tepat untuk membuat label pakaian agar tetap indah.

1. Tentukan Fungsi Label Pada Baju

Fungsi komponen ini pada pakaian cukup beragam. Selain sebagai branding, juga digunakan tempat menyertakan informasi pakaian. Maka sebelum membuat tentukan fungsinya lebih dahulu, apakah sebagai branding saja, atau disertakan informasi spesifikasi produk.

2. Buat Desain Dengan Aplikasi Painting

Setelah menentukan tujuan dan fungsinya. Selanjutnya buat desain menggunakan media painting digital. Gunakan skema yang tidak mencolok dan tidak terlalu besar. Sebaiknya pilih warna monochrome dengan ukuran kecil.

3. Pilih Bahan dan Cetak

Selanjutnya adalah memilih bahan untuk menerapkan desain label. Biasanya, jenis label yang digunakan adalah metode DTF atau Direct Transfer Film. Metode printing digital ini terkenal karena mampu mencetak desain dengan artikel kecil tanpa harus menggunakan outline seperti yang sering terjadi pada printable polyflex.

Keunggulan penggunaan label print bila dibandingkan dengan kain adalah desainnya yang lebih tahan lama dan baju pun jadi lebih nyaman digunakan.

Baca Juga: Kenali 5 Cara Membuat Desain Baju untuk Acara Penting

Rekomendasi Desain Label Baju?

Untuk label pada baju ada beberapa kategori bisa digunakan. Hal ini berdasarkan pada isi dan fungsi informasi didalamnya. Berikut ini rekomendasi desain label baju.

1. Informasi Merk

Desain pertama adalah pada tipe label merek. Isinya apa saja? Kalian dapat mengisi dengan desain logo brand atau ditambahkan informasi tentang brandnya. Sebagian pakaian terkadang membutuhkan pengelolaan berbeda. Hal tersebut dapat dituliskan pada bagian label juga./

Sebaiknya tampilan dibuat sederhana. Selain itu tempatkan pada dalam baju yang sekiranya tidak mengganggu saat digunakan. Misalnya pada bagian leher dalam.

2. Label Temporary

Jenis temporary merupakan tambahan label menggunakan hang tag atau sticker. Fungsinya sebagai media tambahan informasi produk. Misalnya informasi size, warna, tipe produk, dan lainnya.

Ini dapat dijadikan sebagai pendukung, jika informasi pada label utama terbatas. Desainnya juga lebih besar dan inovatif, dengan kertas atau mika plastik sebagai medianya.

3. Desain Lipat Kecil

Desain lipat kecil posisinya dijahitkan pada sambungan pakaian. Atau bisa juga pada posisi bawah kiri baju. Umumnya berada di detail baju yang menyertakan lipatan, misalnya pada atau bagian bawah pakaian.

4.  Desain Perawatan Baju

Label model tersebut adalah desain yang cukup populer, yaitu menyertakan informasi mengenai cara merawat pakaian. Tujuannya agar konsumen mendapatkan informasi lebih mudah.

Ada beberapa simbol yang bisa kalian gunakan, antara lain: washing (mencuci), iron (setrika), drying (pengeringan) dan bleaching (pemutih).

Desain Perawatan BajuItulah, beberapa rekomendasi label baju yang bisa dijadikan pilihan. Ada banyak cara membuat desain label baju unik, tentunya akan meningkatkan harga jual produk fashion kalian di pasaran. Buat kreasi desain mu dari sekarang!

Contributor and Creative at Tshirtbar at Tshirtbar
Nabila Putri Viatikara

Leave a Reply

Your email address will not be published.