Ternyata Begini Cara Menghilangkan Bekas Sablon yang Membandel

Apakah Anda familiar dengan sablon? Sablon adalah sebuah teknik mencetak tinta dengan tulisan atau gambar yang mudah ditemukan pada bahan kaus. Dalam prosesnya, setelah proses cetak selesai, bahan akan dikeringkan agar tinta sablon melekat pada kain. Nah, proses inilah yang membuat sablon sulit dihilangkan, kendati telah dipakai atau dicuci berulang kali. Tapi, sablon ternyata tetap bisa dihilangkan, kok. Bagaimana cara menghilangkan bekas sablon tersebut? Berikut informasinya!

Baca Juga:

Intip Cara Praktis Menghilangkan Sablon di Tas

Cara menghilangkan bekas sablon gunakan setrika

Salah satu cara menghilangkan bekas sablon yang membandel adalah menggunakan setrika. Anda bisa mencoba cara ini untuk sablon pada kaus jersey. Menghilangkan sablon dengan setrika cukup disarankan karena tidak terlalu memiliki risiko. Alat-alat yang Anda butuhkan juga tidak sudah didapatkan. Beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan adalah:

  • Setrika.
  • Dua buah kain kering untuk diletakkan di antara sablon dan setrika. Tujuannya agar sablon karet tidak menempel di setrika.
  • Alkohol atau minyak kayu putih untuk mengurangi kelengketan sablon.
  • Pisau atau gunting untuk membantu mengelupas sablon dari kaus.

Adapun langkah-langkah yang perlu Anda lakukan adalah:

  1. Panaskan setrika. Panaskan selama sekitar 3 – 5 menit.
  2. Letakkan kaus di tempat yang datar dengan sisi sablon menghadap atas. Akan lebih baik jika proses ini dilakukan di papan setrika.
  3. Masukkan kain kering yang cukup tebal ke dalam kaus. Tujuannya adalah agar sablon tidak menempel pada sisi kaus yang lain.
  4. Letakkan kain kering kedua di atas sablon.
  5. Kemudian tempelkan setrika yang sudah panas selama beberapa detik.
  6. Ambil kain kering, secara merata oleskan alkohol pada sablon selagi panas.
  7. Setelah itu, sablon akan terlihat mengerut dan pecah pecah.
  8. Cobalah menarik sablon agar terkelupas (mulai dari pinggir).
  9. Untuk mengelupas sisa sablon, Anda bisa menggunakan pisau sebagai alat bantu.
  10. Ulangi proses langkah 3 – 9 beberapa kali hingga semua sablon terkelupas.
  11. Setelah itu, Anda bisa mengoleskan alkohol di bagian bekas sablon untuk menghilangkan lem yang tersisa. Gosok dengan kain kering.
  12. Kemudian cuci pakaian seperti biasa untuk melarutkan alkohol dan sisa sablon.

 

Cara menghilangkan bekas sablon meggunakan bensin

Selain menggunakan setrika, Anda juga bisa menghilangkan bekas sablon yang membandel dengan bensin. Bensin sudah lama dikenal bermanfaat untuk menghilangkan bekas hal-hal yang menempel seperti lem super, cat, stiker, hingga getah buah-buahan seperti nangka.

Nah, untuk menghilangkan bekas sablon yang membandel, Anda juga bisa menggunakan bensin sebagai solusinya. Sejumlah alat dan bahan yang Anda butuhkan untuk menghilangkan bekas sablon yang membandel menggunakan bensin tidak jauh berbeda dengan alat dan bahan yang Anda butuhkan untuk menghilangkan bekas sablon dengan setrika, yaitu:

  • Baju dengan sisa sablon yang ingin Anda hilangkan.
  • Bensin.
  • Dua buah kain kering.
  • Gunting atau pisau.

Adapun langkah-langkah yang perlu Anda lakukan adalah:

  1. Pertama-tama, perhatikan di mana letak sablon pada kaus yang ingin Anda hilangkan bekas sablonnya.
  2. Letakkan kain kering di dalam kaus agar bensin tidak rembes ke sisi kaus lain.
  3. Oleskan bensin tepat bagian belakang sablon.
  4. Diamkan beberapa saat hingga bensin kering.
  5. Setelah besin kering, kelupaskanlah sablon menggunakan gunting atau pisau.
  6. Ulangi proses 3 – 5 apabila sablon pada kausmu belum terkelupas sepenuhnya.
  7. Jika sablon sudah terkelupas, cuci kaus hingga bersih.
  8. Agar kaus tidak bau bensin, tambahkan banyak pewangi.

Itulah dua cara yang terbukti mampu menghilangkan bekas sablon yang membandel. Jika Anda ingin menghilangkan bekas sablon yang membandel untuk membuat tampilan kausmu lebih oke, jangan ragu untuk mencoba beberapa cara di atas, ya. Semoga bermanfaat!

Bryan Wicaksono

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan Wicaksono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *