Cara Membuat Totebag yang Mudah

Saat jalan-jalan di pusat perbelanjaan, kemungkinan besar Anda akan menemui orang yang menjinjing totebag. Bahkan, saat ini tidak sedikit yang menggunakan totebag sebagai souvenir pernikahan. Multifungsi memang menjadi salah satu kelebihan totebag. Apalagi memang modelnya begitu simple, sehingga bisa digunakan sebagai tas belanja, jalan-jalan, kuliah, dan berbagai keperluan lainnya.

 

Selain itu, totebag juga dapat digunakan berulang kali karena terbuat dari kain, sehingga relatif lebih ramah lingkungan. Anda bisa, lho, membuat totebag sendiri dengan desain sesuai preferensi. Berikut cara membuat totebag yang mudah diterapkan.

 

Pilih Kain yang Akan Digunakan

Kain menjadi bahan utama yang perlu disiapkan sebelum menerapkan cara membuat totebag. Mungkin selama ini kain kanvas menjadi yang paling familiar digunakan untuk pembuatan totebag, tetapi sebetulnya masih ada jenis kain lain. Berikut beberapa pilihan yang dapat Anda pertimbangkan:

Kain Blacu Kanvas

Relatif lebih tipis jika dibandingkan jenis kain kanvas lainnya, paling banyak ditemukan di pasaran.

Kain Kanvas Marsoto

Jenis kain kanvas yang cukup tebal sehingga tidak mudah robek, biasanya memiliki tekstur bintik-bintik pada permukaannya.

Kain Kanvas terpal

Jenis kain kanvas yang tebal, paling kuat, tidak mudah robek, dan bahkan tahan suhu tinggi.

Kain Drill

Pada permukaannya terdapat serat dan tekstur garis-garis miring, umumnya terbuat dari campuran katun lembut dan polyester.

Kain Denim

Menyerupai celana jeans, agak tebal, dan sangat kuat.

Kain Spunbond

Walaupun terbuat dari biji plastik, spunbond dapat didaur ulang dan digunakan berulang kali sehingga ramah lingkungan.

 

Siapkan Peralatan yang Diperlukan

Sudah menentukan kain yang akan Anda pakai untuk membuat totebag? Sekarang saatnya Anda menyiapkan berbagai peralatan yang dibutuhkan, yaitu:

  • Bahan kain yang telah Anda pilih
  • Penggaris
  • Gunting kain atau rotary cutter
  • Pensil atau kapur jahit
  • Jarum pentul
  • Setrika
  • Mesin jahit
  • Mesin obras

 

Tentukan Ukuran Totebag yang Akan Dibuat

Cara membuat totebag tidak boleh melupakan tahap pengukuran. Tentunya ukuran totebag bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Sebagai referensi, Anda bisa mengecek pilihan ukuran berikut:

  • Ukuran 60×50 cm jika ingin totebag berukuran cukup besar
  • Ukuran 35×40 cm jika ingin totebag berukuran sedang
  • Ukuran 30×35 cm jika ingin totebag berukuran kecil

 

Potong Kain Sesuai Ukuran

Apabila sudah menentukan ukuran, kini saatnya Anda mengukur bahan kain. Tandai ukuran pada kain menggunakan pensil atau kapur jahit. Setelah itu, potong kain sesuai garis penanda yang sudah Anda berikan. 

 

Nah, dari pemotongan ini, Anda akan mendapatkan dua lembar kain berbentuk persegi panjang dalam ukuran sama. Kemudian, gabungkan kedua lembar kain tersebut dengan posisi saling berhadapan. Hal ini akan memudahkan Anda dalam membuat bagian utama atau bada totebag.

 

Jahit Potongan Kain Menjadi Totebag

Jahir bagian sisi bawah, kanan, dan kiri kain persegi panjang menggunakan mesin jahit. Sisakan celah terbuka pada bagian atas. Lalu, menggunakan mesin obras, lakukan obras di sepanjang tepi kain. Tujuannya agar serat-serat pada kain tidak mudah terurai.

 

Cara membuat totebag selanjutnya adalah membalikkan kantung kain tersebut agar bagian yang terlihat bagus berada di luar. Untuk merapikan celah pada bagian atas totebag, Anda bisa melipat ujung kain ke arah dalam. Kemudian, press lipatan tersebut menggunakan setrika dan tindaslah dengan mesin jahit. Kalau sudah, lipat badan utama totebag menjadi tiga bagian sama besar. Tandai setiap lipatan sebagai acuan untuk menempatkan tali totebag nanti.

 

Pemasangan Tali Totebag

Buat pola tali totebag pada bahan kain dengan ukuran panjang dan lebar sesuai keinginan sebanyak empat gambar. Potong kain sesuai gambar atau garis penanda. Anda akan mendapatkan empat potongan kain berukuran sama. Mirip seperti badan totebag, gabungkan masing-masing dua potong kain tersebut dengan sisi bagian baik yang berhadapan.

 

Lalu, jahit bagian tepi kain yang panjang dan balikkan kain hingga sisi bagian baik berada di luar. Press tali totebag dengan setrika. Baru setelah itu pasangkan tali totebag pada area yang telah Anda tandai di badan totebag. Agar sambungannya lebih kuat, disarankan membuat pola jahitan berbentuk kotak dengan jahitan diagonal di dalamnya.

 

Ternyata cara membuat totebag tidak begitu sulit, bukan? Alat dan bahannya pun cukup mudah didapatkan. Namun, jika Anda membutuhkan totebag dalam jumlah banyak dan tidak punya waktu untuk membuatnya sendiri, lebih baik manfaatkan saja layanan Cetak Tas Totebag Custom dari Tshirtbar. Pilih sendiri bahan dan tentukan desain yang Anda inginkan. Hasil cetak menyatu total dengan kain, sehingga totebag dijamin halus dan awet! 

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *