Cara Membuat Baju Anak Tanpa Pola

Pernahkah Anda menyadari, mengapa harga baju anak kadang lebih mahal daripada baju dewasa? Jawabannya ada pada pola dan proses pembuatan. Pola baju anak kadang rumit karena ukurannya kecil. Selain itu proses pembuatan juga harus presisi agar hasil akhirnya sempurna.

Nah, karena pola baju anak terkadang rumit, beberapa orang tua jadi enggan membuatnya sendiri. Padahal membuat baju sendiri bisa mengakomodasi keinginan dari anak yang kadang aneh-aneh. Kalau Anda ingin mencoba membuat sendiri, berikut cara membuat baju anak tanpa pola.

1. Pahami Keinginan Anak Terlebih Dahulu

Kemauan anak kadang macam-macam. Pakaian yang ada di toko sering tidak mereka sukai. Akhirnya, mau tidak mau Anda harus membuatnya sendiri. Dengan begitu, keinginan anak bisa diakomodasi dengan baik.

Misal anak ingin pakaian dengan model atau gambar tertentu. Anda bisa mencarikan gambarnya untuk nanti diproses secara DTG. Biarkan anak mencari apa yang dia sukai agar pakaian yang dibuat benar-benar sesuai keinginan.

2. Menyiapkan Pakaian yang Akan Dijiplak

Membuat pakaian untuk dewasa atau anak-anak butuh pola. Nah, pola ini biasanya disesuaikan dengan ukuran tubuh anak. Selanjutnya, pola digambar per bagiannya agar bisa diaplikasikan ke kain. 

Karena tidak semua orang memiliki kemampuan membuat pola, cara paling gampang yang bisa dilakukan adalah mencari contoh. Anda bisa mencari pakaian yang sudah jadi milik anak untuk dicontoh. 

Pilih pakaian atau baju yang sekiranya mudah dicontoh. Misal bentuk kaos atau kemeja sandar. Jenis ini mudah dijiplak. Bahkan, saat ukuran tubuh anak membesar, Anda bisa memodifikasi sendiri agar tidak kekecilan saat dijiplak.

3. Memilih Bahan yang Sesuai

Cara membuat baju anak tanpa pola selanjutnya adalah memilih bahan yang sesuai. Seperti yang kita tahu, kulit anak sedikit berbeda dengan orang dewasa. Terkadang kulit anak sangat sensitif sehingga kain tertentu tidak bisa dipakai.

Pastikan memilih kain yang lembut dan nyaman dipakai. Saat membeli kain, Anda bisa mengajak anak-anak. Kalau saat dipegang, anak merasa gatal berarti tidak cocok. Pilih yang tidak memicu alergi pada kulit saat dipakai. Umumnya bahan katun sangat cocok untuk anak. Hindari bahan dari kain yang seratnya sintetis. 

4. Menggunting Bahan dan Menjahit

Setelah menemukan pakaian yang akan dijiplak, coba bedah agar terpisah semua bagiannya. Selanjutnya per bagian potongan baju bisa Anda taruh di atas kain untuk dijiplak. Gunakan kapur yang biasa digunakan oleh tukang jahit. Setelah pola terbentuk, bisa segera digunting.

Usahakan untuk mengukur tubuh anak sebelum menjiplak, ya. Kalau tubuh anak lebih besar, bisa dilebihkan saat menjiplak, misal 2-3 cm saja. Setelah digunting, coba satukan semuanya dengan mesin jahit atau manual dengan tangan.

Usahakan memberi nomor pada potongan baju. Dengan begitu, Anda tidak akan salah dalam menjahit.  Pakaian anak yang sedang dibuat juga bisa lebih rapi.

Baca juga: Inspirasi Desain Kaos untuk Family Gathering

Cara membuat baju anak tanpa pola di atas sangat mudah dilakukan. Namun, kalau Anda tidak punya banyak waktu, lalu skill menjahitnya buruk, gunakan jasa custom. Saat ini Anda bisa membuat baju anak yang benar-benar sesuai dengan kemauan buah hati.

Gunakan jasa pembuatan baju anak custom dari Tshirtbar. Anda bisa menggunakan gambar atau model yang disukai anak. Selanjutnya, cukup pilih ukuran baju anak agar pas saat dipakai. Proses pembuatan dan cetak akan segera dilakukan dan jika sudah selesai bisa segera dikirim.

Bryan Wicaksono
Latest posts by Bryan Wicaksono (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *