8 Cara Memasang Benang di Mesin Jahit dengan Mudah dan Benar

Cara memasang benang di mesin jahit mungkin terlihat gampang, namun tidak berlaku bagi para pemula. Memasang benang dengan benar sangat penting untuk bisa menjaga kualitas jahitan dan mencegah masalah besar.

Jangan khawatir jika masih belum paham dengan penggunaan mesin jahit. Di sini kami hadirkan beberapa tahapan yang bisa kamu coba di rumah.

Apa Saja Alat yang Dibutuhkan Untuk Memasang Benang di Mesin Jahit?

alat yang dibutuhkan untuk memasang benang jahit

Saat kamu akan mencoba jahit pertama kali, penting untuk tahu jenis alat yang digunakan pada mesin jahit:

1. Benang Jahit

Sejenis benang yang dirancang untuk menjahit bahan. Benang jahit tersedia dalam banyak ukuran, warna, dan jenis bahan. 

Seutas benang jahit terbuat dari serat sintetis dan alami, seperti katun, polyester dan harganya juga variatif.

2. Jarum 

Bentuknya ramping dan ujungnya tajam. Kegunaan jarum jahit adalah untuk memudahkan benang jahit agar bisa masuk menembus kain tanpa merusak bahan. 

Memilih jenis jarum jahit yang sesuai sangatlah penting, karena hal ini jadi salah satu faktor penting untuk memastikan proses menjahit yang efektif. 

Hal ini tergantung pada karakteristik jenis jarum, titik jarum, kehalusan jarum, bahan kain yang digunakan, ukuran benang jahit, serta jenis dan cara menjahit yang diinginkan.

3. Spul atau Bobbin

Spul atau bobbin adalah tempat digulungnya benang bawah pada mesin jahit. Fungsi utama spool untuk mencegah benang bawah terjebak atau kusut saat digunakan untuk menjahit. 

Selain itu, spul juga berfungsi untuk membantu memandu benang melalui mesin jahit, sehingga benang tidak tersangkut saat menjahit. Sehingga hasil jahitan jadi rapi dan tahan lama.

4. Sekoci

Sekoci bekerja dengan cara menyelipkan benang melalui bagian dalam, lalu bergerak maju mundur di sepanjang rel. Sekoci punya bentuk kotak yang lebih besar, serta biasanya terbuat dari logam. 

Meskipun fungsinya mirip dengan spul, namun sekoci punya bentuk yang berbeda. Selain itu juga terdapat pada mesin jahit industri.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Resleting Rusak dan Penyebabnya

5. Pedal Jahit

Bagian pedal pada mesin jahit berfungsi sebagai penggerak mesin jahit. Cara kerjanya adalah dengan menggerakan kaki ke arah atas dan bawah. 

Manfaat lainnya juga agar dapat digunakan sebagai wadah penyimpanan gulungan benang yang digunakan saat menjahit.

6. Gunting

Dipakai untuk memotong benang yang digunakan saat menjahit. Pengguna dapat memasukkan benang di antara dua bilah gunting dan memotongnya dengan sempurna. 

Gunting benang sangat berguna ketika sedang berada di tahap quality control supaya jahitan bisa lebih teratur dan sisa benang mudah dilepas.

7. Hand Wheel

Bagian mesin jahit yang berfungsi sebagai penyeimbang panjang benang. Tugasnya adalah mengatur jarum secara pelan. 

8. Seam Ripper

Nama lain dari pembuka jahitan ini dikenal sebagai alat kecil yang digunakan untuk membuka jahitan yang sudah diproses. Terdiri dari pegangan plastik dengan pisau kecil yang tajam di ujungnya. Sehingga kain sudah dibuka jahitannya tidak akan rusak. 

Baca Juga: 7 Inspirasi Model Baju Jahitan dan Tips Memilihnya

Bagaimana Cara Memasang Benang di Mesin Jahit dengan Mudah dan Benar?

bagaimana cara memasang benang di mesin jahit

Setelah menyiapkan alat diatas, langkah selanjutnya adalah memasang benang. Ini dia urutan langkah mudah yang bisa kamu ikuti untuk memasang benang pada mesin jahit:

  1. Pertama, Mesin jahit harus dalam keadaan mati dan kabel listriknya juga sudah dilepas dari stopkontak.
  2. Kedua, tarik penyangga benang puncak mesin jahit ke atas, kemudian letakkan gulungan benang di atas penyangga dan sesuaikan arah putaran benang sesuai dengan mesin jahit.
  3. Ketiga, masukkan benang ke dalam spul atau sekoci.
  4. Keempat, tarik ujung benang yang telah dimasukkan ke dalam spul atau sekoci dan lilitkan benang sekitar 2-3 kali pada bagian atas spul atau sekoci, kemudian letakkan spul atau sekoci ke tempatnya dan ikatkan ujung benang pada penjepit benang.
  5. Kelima, tarik benang ke bawah melalui jalur benang pada mesin jahit.
  6. Keenam, masukkan benang ke dalam jarum.
  7. Ketujuh, putar roda mesin jahit secara perlahan untuk mengangkat benang bawah. Jika berhasil diangkat, tarik ujung benang bawah dan keluarkan bareng dengan benang atas ke bagian belakang mesin jahit.
  8. Terakhir, mesin jahit siap digunakan.

Baca Juga: Cara Menjahit Celana Sobek Tanpa Mesin Jahit dengan Mudah

Bagaimana Cara Mengatasi Benang di Mesin Jahit yang Sering Putus?

Alasan benang pada mesin jahit sering putus bisa jadi disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah posisi jarum yang tidak benar. 

Bukan hanya itu, ada hal penting yang mesti kamu perhatikan supaya mesin jahit bisa tetap awet. Nah, untuk mengatasi masalah ini, silahkan amati langkah berikut:

  1. Cek mesin jahit sudah berputar sesuai arah yang benar.
  2. Melakukan pembersihan mesin jahit secara rutin dari debu dan sisa kain yang menumpuk di dalamnya. Tujuannya agar aliran benang tetap lancar dan tidak terhalang oleh kotoran yang menumpuk.
  3. Selain itu, jarum jahit harus berada pada posisi tepat. Mulai dari posisi lubang jahit dan posisi jarum di mesin jahit. Jika jarum kurang kencang, akibatnya jarum bisa membuat benang sering putus.
  4. Jika jarum tumpul atau bengkok, disarankan untuk memakai jarum baru dan berkualitas baik dengan lubang benang yang halus.
  5. Pastikan untuk memeriksa tegangan benang agar tidak terlalu ketat atau terlalu longgar. Karena jika tegangannya tidak tepat, maka dapat mengakibatkan putusnya benang.
  6. Kemudian coba periksa benang sudah sesuai dengan tipe kain yang akan dijahit. Faktanya, pemilihan benang yang salah juga bisa berpotensi terhadap kerusakan mesin jahit.
  7. Pastikan spul terpasang dengan baik dan tidak ada benang yang terjebak di dalamnya.
  8. Terakhir, pastikan benang yang digunakan pada mesin jahit punya kualitas yang baik. Penggunaan benang yang tidak sesuai dapat mengakibatkan masalah yang bahkan bisa merusak mesin jahit.

Demikian tadi cara memang benang jahit dengan benar bagi pemula. Paling penting adalah pilih mesin jahit dan bahan berkualitas. Namun, jika ingin pakaian langsung jadi dan tidak cepat rusak, segera hubungi Tshirtbar.

CTA BANNER Custom

Nabila merupakah penulis sekaligus tim creative dari Tshirtbar, seseorang yang mempunyai ketertarikan kuat dengan industri fashion, enterpreneur dan lifestyle
Nabila Putri Viatikara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 2 3 224