Last Update: June 30th, 2025 at 1:24 pm

DIY: Cara Membuat Baju Anti Air yang Mudah

Cara membuat baju anti air adalah hal yang banyak dicari saat memasuki musim hujan. Karena fungsinya yang maksimal baju anti air menjadi solusi yang dibutuhkan dan ingin dibuat oleh banyak orang. Baju anti air ini tidak sama dengan jas hujan ya, simak artikel ini sampai selesai ya! Kami spill tutorialnya agar baju Anda tahan air.

Apa Sih Manfaat Memiliki Baju Anti Air?

Baju anti air atau baju waterproof merupakan solusi untuk keadaan musim hujan sehingga baju tidak kebasahan saat di luar rumah ketika hujan. Selain itu, keunggulan baju anti air juga bisa menjaga Anda tetap hangat saat cuaca dingin sehingga menghindari Anda dari Hipotermia, apalagi baju ini sangat berguna saat aktivitas outdoor seperti, mendaki gunung, trail run, berkendara motor, dan lainnya.

Baca Juga: Ini Cara Menghilangkan Noda Tinta yang Sudah Kering di Baju berwarna

Bahan-Bahan untuk Membuat Baju Anti Air

Nah setelah Anda mengetahui apa saja manfaat memiliki baju anti air, untuk membuat baju anti air ada beberapa bahan yang bisa membuat baju Anda anti air, berikut di antaranya:

1. Durable Water Repellent Spray

Durable Water Repellent Coating merupakan semprotan anti air untuk baju yang mengandung fluoropolymer sebagai bahan utama yang memberikan sifat tahan air sehingga kain tetap kering ketika terkena air. Semprotan ini cocok untuk baju berbahan sintetis, kulit, nilon, dan kanvas. sedangkan, bahan katun cocok menggunakan silicon spray.

2. Beeswax Alami

Beeswax/lilin lebah alami merupakan bahan alami dan ramah lingkungan yang sering digunakan untuk membuat baju anti air. Hal ini dikarenakan lilin lebah bisa melapisi permukaan kain tanpa meninggalkan residu. Namun, penggunaan lilin lebah ini bisa menggelapkan warna kain.

3. Minyak Biji Rami

Minyak biji rami merupakan bahan alami yang juga digunakan untuk membuat baju tahan air meskipun bukan pilihan utama untuk pakaian modern yang membutuhkan perlindungan anti air yang sangat baik.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Cat di Baju sampai Bersih

Langkah-Langkah Tepat Membuat Baju Anti Air

Langkah-Langkah Tepat Membuat Baju Anti Air

Setelah mengetahui apa saja bahan untuk membuat baju anti air, Anda perlu tahu langkah-langkah tepat untuk membuat baju anti air. Berikut langkah-langkah membuat baju waterproof:

1. Durable Water Repellent Spray

Langkah-langkahnya:

  1. Perhatikan kondisi baju dan tempat: Pastikan baju dalam keadaan kering dan tidak kotor. Lalu, lakukan penyemprotan di tempat yang terbuka.
  2. Siapkan semprotan: Beli semprotan di toko bangunan atau toko pecinta alam.
  3. Proses penyemprotan: Lakukan penyemprotan dengan posisi sejauh 15-20 cm dari permukaan kain dan semprot kainnya dengan lapisan yang tipis dan merata.
  4. Pengeringan kain: Tunggu hasil semprotan sampai benar-benar kering sebelum kain digunakan. Sebagian besar semprotan tahan air akan mengering dalam waktu kira-kira 4 jam.

2. Beeswax Alami

Langkah-langkahnya:

  1. Perhatikan kondisi baju: Pastikan baju dalam keadaan bersih dan kering.
  2. Siapkan Beeswax: Anda harus menggunakan lilin lebah murni tanpa tambahan apa pun.
  3. Panaskan lilin: Sebelum melapisi, panaskan lilin lebah dengan pengering rambut untuk memudahkan pengolesan.
  4. Proses pengolesan: Oleskan lilin dari sisi ke sisi dan dari atas ke bawah.
  5. Meratakan lilin: Oleskan lilin secara lembut pada area yang kecil dan rapat, misalnya sudut, kelim, dan saku. Jika terdapat kancing pada kain yang digosok, jangan lupa untuk membersihkan lilin yang menempel pada kancing.
  6. Panaskan kain: Setelah dioles secara merata, panaskan kain dengan pengering rambut. Ini akan melelehkan lilin dan membuatnya meresap ke dalam kain.
  7. Tempatkan kain di lokasi yang kering dan hangat: Selesai dari itu biarkan kain berada di tempat hangat selama 24 jam. Setelah itu, kain Anda telah siap digunakan.

3. Minyak Biji Rami

Langkah-langkahnya:

  1. Perhatikan kondisi baju dan tempat: Pastikan baju dalam keadaan kering dan tidak kotor. Lalu, lakukan pengolesan di tempat yang terbuka.
  2. Siapkan minyak biji rami: Siapkan minyaknya untuk dioleskan ke kain.
  3. Proses pengolesan: Sebelum dioles, renggangkan baju supaya mudah. Lalu, oles minyak ke baju secara merata. Anda dapat mengoleskan minyak menggunakan kuas dengan bulu yang lebar atau kain lap.
  4. Pengeringan: Setelah dioles, tunggu baju selama 30 menit supaya minyak dapat menyerap dengan baik. Jika kain telah kering, oleskan kembali minyak biji rami pada kain. Tunggu selama 30 menit lagi, kemudian seka kelebihan minyak dengan lap yang bersih.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Sablon Pada Jaket

Tips Agar Lapisan Anti Air Lebih Awet

Contoh jaket anti air

Untuk menjaga lapisan anti air tetap awet dan tahan lama, penting untuk melakukan perawatan yang tepat. Berikut beberapa tips membuat baju tidak tembus air:

1. Bersihkan dengan Lap Basah atau Kain Lembut

Bersihkan permukaan yang dilapisi bahan anti air secara rutin dengan lap basah atau kain lembut untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel. 

2. Hindari Sabun yang Keras

Jika ada noda yang membandel, gunakan sedikit sabun yang dilarutkan dalam air hangat, lalu gosok.

3. Keringkan dengan Baik

Setelah terkena air atau digunakan dalam kondisi lembab, pastikan untuk mengeringkan permukaan yang dilapisi bahan anti air dengan baik.

4. Jemur atau Gantung di Tempat Teduh

Keringkan dengan cara dijemur atau digantung di tempat yang teduh, hindari paparan sinar matahari langsung yang berlebihan.

5. Hindari Mesin Pengering

Hindari penggunaan mesin pengering karena panas yang dihasilkan dapat merusak lapisan anti air. 

6. Simpan dengan Benar

Simpan barang-barang yang dilapisi bahan anti air di tempat yang kering dan terlindung dari kelembaban dan sinar matahari langsung.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bintik Hitam di Baju

Pertimbangan Penting Sebelum Membuat Baju Anti Air

Sebelum Anda menggunakan bahan-bahan untuk membuat baju anti air, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangan. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membuat baju anti air:

1. Efektivitas Berkurang Setelah Pencucian

Setelah Anda melapisi baju dengan lapisan bahan anti air, seiring waktu serta pencucian, lapisan bisa aus dan kehilangan kemampuannya untuk menolak air.

2. Tidak Sepenuhnya Tahan Air

Pada dasarnya menggunakan lapisan bahan anti air tidak membuat baju Anda tahan air karena lapisan tidak dirancang untuk menahan air dalam jumlah besar atau tekanan air yang tinggi.

3. Bisa Mempengaruhi Breathability

Kekurangan menggunakan lapisan bahan anti air adalah bisa membuat kain kurang breathable, yang berarti kain menjadi kurang nyaman saat digunakan dalam cuaca panas atau lembab.

4. Bisa Meninggalkan Noda

Selain mempengaruhi breathability, pelapisan baju dengan bahan anti air juga bisa meninggalkan noda pada kain jika tidak diaplikasikan dengan benar atau memang menyebabkan baju berubah warna seperti menggunakan beeswax.

Baca Juga: Dengan 4 Cara Ini Membuat Desain Baju Sendiri Bukan Lagi Impian

Gunakan Kain Khusus Anti Air dan Buatlah di Tshirtbar!

Dengan segala keunggulan dan kekurangan cara membuat baju anti air, jika Anda seorang pengusaha atau pemilik bisnis merchandise/custom, alternatif bahan anti air untuk baju ini bukan solusi yang pas. Oleh karena itu, ada baiknya Anda memilih atau memakai baju yang sudah dirancang menggunakan kain khusus anti air seperti kain Gore-tex, taslan, dan parasut, sehingga baju Anda benar-benar awet dan tahan air.

Jika Anda ingin membuat baju dengan kain khusus tersebut, Anda bisa membuatnya di Tshirtbar. Anda bisa cetak kaos satuan, print jaket satuan, dan celana custom satuan serta yang lainnya menggunakan kain tersebut dengan desain kesukaan Anda. Selain itu, Tshirtbar sudah dikenal sejak 2013 karena kualitasnya yang terjamin, menggunakan mesin modern, serta pilihan bahan dan sablon yang lengkap dan premium. Anda cukup datang membawa desain sendiri, dan tim profesional akan mengurus sisanya hingga baju siap pakai.

Yuk, segera buat baju anti air Anda di Tshirtbar! Untuk info lebih lanjut, bisa hubungi Admin kami di Whatsapp atau bisa cek di Instagram @tshirtbarid dan website tshirtbar.id. Kalau mau tanya dan pesan langsung, bisa kunjungi toko kami di Cipete dan Gading Serpong.

custom fashionwear

began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 2 3 … 260