Last Update: March 4th, 2020 at 12:35 am

Bagusan Bordir atau Printing

Print atau Bordir?

Tentu ini menjadi banyak pertanyaan untuk yang ingin custom polo shirt. karena di polo shirt umumnya jarang sekali dicetak dengan sablon manual. Seringkali sebagai alternatif sablon manual, maka poloshirt dibordir.

Namun bordir memiliki banyak kelamahan seperti:

  1. Bentuk huruf yang tidak rapi,
  2. Detail garis yang tidak terlihat jelas
  3. Benang yang agak kusut dan menyebabkan gambar tidak terlihat utuh.
  4. Hilangnya gradasi dari desain yang kita punya.

Dengan print polyflex. Kita tidak perlu khawatir dengan masalah ini sebab, print tidak membatasi warna pada desain. Apa yang kita inginkan pada desain di layar komputer, akan terlihat sesuai dengan hasil jadinya di atas kain. Termasuk efek gradasi yang tidak dapat dilakukan menggunakan benang pada bordir.

Selain itu dengan printing, kita juga tidak perlu untuk khawatir pada keterbatasan warna yang kerap terjadi pada bordir. Sebab bordir menggunakan benang, sehingga warna benang harus dicocokan dengan warna desain, namun banyak warna benang yang tidak sesuai dengan warna desainnya. Sedangkan tekhnologi printing menggunakan tinta dan printhead yang bisa menyesuaikan warna dengan desainnya.

Apalagi jika desain tersebut memiliki gambar yang bersifat photographic dengan paduan warna yang sangat kompleks. Maka bordir akan mustahil untuk memenuhi kebutuhan warna yang ada. Maka kualitas desain akan menurun jauh seperti pada logo-logo dibawah.

Bryan Wicaksono

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan Wicaksono

Latest posts by Bryan Wicaksono (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *