Last Update: February 5th, 2021 at 3:14 pm

Bagaimana Cara Membuat Masker Mulut Kain?

Siapa sangka masker terutama masker mulut kain dan hidung menjadi produk paling dicari masyarakat di tahun 2020, bahkan untuk harga sempat meningkat tinggi beberapa waktu lalu karena banyaknya minat dari orang-orang awam. Mengingat kita sedang dilanda wabah pandemi virus corona COVID 19, ada baiknya untuk menggunakan masker sebagai langkah pencegahan dan sesuai anjuran dari pemerintah yang menyarankan penggunaan masker. Tidak terkecuali bagi Anda yang merasa sehat-sehat saja, memakai masker tetap dianjurkan untuk menjaga kesehatan, tapi gunakan masker yang proper ya, jangan gunakan masker wajah karena tidak akan efektif. Kini, muncul masker kain sebagai alternatif masker bedah atau masker medis yang semakin sulit untuk dicari. Anda pun bisa membuatnya sendiri di rumah. Simak cara membuat masker di sini.

 

Pentingnya Masker Mulut Kain

Bila dibandingkan dengan masker N95, masker kain memang tidak seefektif masker kesehatan tersebut. Akan tetapi, penggunaan masker yang terbuat dari bahan kain jauh lebih baik daripada tidak sama sekali dalam usaha mencegah penyebaran virus. Bahkan, penelitian yang dilakukan oleh University of Pittsburgh di tahun 2006 membuktikan bahwa pemakaian masker kain mampu memberikan perlindungan terhadap paparan partikel droplet virus, terutama virus COVID 19

 

Keunggulan Masker Kain

Berbeda dengan masker N95, masker bedah, atau masker medis, masker kain ini bisa kita pakai berkali-kali, cukup dicuci sampai bersih saja. Selain itu, pemakaian masker jenis ini juga menjaga area wajah Anda tetap bersih, menutupi hidung dan mulut, sekaligus menghalau droplets air liur untuk semakin menyebar luas dan mencegah penularan Corona COVID 19.

 

Kekurangan Masker Kain

Walaupun perlindungan masker kain terhadap droplet ada, namun bentuk partikel aerosol ataupun partikel airborne sangatlah kurang. Bila droplet masih berukuran besar, maka masker dengan bahan kain masih dapat menangkalnya. Tapi untuk droplet yang lebih kecil, masker kain masih bisa tembus.

 

Bahan yang Diperlukan Untuk Masker Kain

Memilih bahan dasar untuk masker kain tidak bisa sembarangan. Sebab, tidak semua jenis kain efektif untuk menyaring droplets air liur yang berpotensi membawa virus corona. Selain itu, jenis kain seperti wol bisa menyebabkan iritasi kulit hingga reaksi alergi. Maka dari itu, Anda perlu menggunakan bahan kain dengan thread count tinggi agar mampu melindungi diri dari virus corona secara lebih efektif, contohnya seperti kain katun. Jadi jangan karena ada kain sarung bantal bekas yang tidak terbuat dari katun dan ikat rambut tak terpakai, lantas bisa Anda jadikan masker kain bergitu saja. Jika ada sarung bantal katun, maaka akan lebih baik.

 

Akan lebih baik bila Anda memakai kain 100% katun premium yang dilengkapi dengan teknologi Silverplus, sebuah teknologi dengan fitur anti bakteri. Bahan kain katun memberikan proteksi yang baik sekaligus tetap memberikan akses mudah untuk bernafas. Dengan begitu, masker yang dibuat akan nyaman untuk dipakai sehari-hari dan mampu menangkal penularan virus corona secara efektif. Kemudian, diperlukan juga tali elastis sebagai penyangga masker.

 

Masker Mulut Kain Tanpa Dijahit

Persiapkan kain, jarum, benang, gunting, dan mesinnya. Cara membuat masker kain yang paling mudah adalah dengan metode tanpa jahitan. Pertama, siapkan dan cuci bersih kain masker yang akan dipakai. Ukur kain sesuai dengan ukuran dari wajah Anda, pastikan kain menutup seluruh area hidung dan dagu. Sebelum melipatnya menjadi tiga lapisan, Anda bisa menyisipkan tissue sebagai filter tambahan di lipatan kain sebagai cara mencegah masuknya partikel droplet.

Setelah kain dilipat, sematkan karet elastis di kedua sisi ujung-ujung kain. Lipat kain kembali tepat di area karet elastis disematkan. Tarik bagian atas dan bawah masker, cek apakah semuanya sudah rapat. Masker pun sudah siap Anda gunakan. Jangan lupa untuk mengganti tissue sehabis pemakaian.

 

banner masker mulut kain

Membuat Masker Mulut Kain Dengan Mesin Jahit

Apabila Anda memiliki kemampuan menjahit, maka masker yang dibuat akan jadi lebih baik. Cuci kain yang akan digunakan agar bersih dan steril. Gunting kain dan buatlah dua potong kain dengan bentuk persegi ukuran sekitar 30×15 cm, sesuaikan saja dengan ukuran wajah Anda. Siapkan jarum dan mesin jahit, lalu mulailah untuk menjahit kedua potong kain tersebut agar menyatu seluruhnya, tetapi sisakan sedikit ruang untuk menyisipkan karet elastis.

 

Setelah dijahit, masukkan karet elastis ke kedua sisi masker. Kemudian, lakukan jahitan backstitch (berulang) terutama di bagian ujung yang sudah disematkan karet untuk memastikan masker yang dibuat tetap rapat. Masker yang sudah di jahit pun siap digunakan. Atau gunakan tali kain yang bisa Anda ikat bila kamu akan menggunakan masker kain buatan sendiri ini dengan hijab.

 

Baca Juga Artikel Terkait Masker: Mencari Masker Anak Kecil yang Lucu

 

Cara Menggunakan Masker Mulut Kain

Hal utama yang harus diingat setiap kali menggunakan masker adalah untuk tidak menyentuh bagian sisi masker, sentuhlah bagian tali penyangga. Tentu saja untuk memastikan masker yang digunakan tetap bersih serta mencegah tangan menyentuh virus yang mungkin saja menempel di lapisan luar masker. Pastikan untuk memasang dan melepaskannya dengan menyentuh karet penyangga. Sama halnya dengan masker kain buatan Anda.

 

Itu tadi adalah cara membuat masker dan, ingatlah untuk selalu mencucinya sehabis dipakai. Gunakan air bertemperatur tinggi dan sabun untuk mensterilkan kembali masker yang sudah dipakai di luar rumah seharian. Ingatlah untuk tetap melakukan physical distancing sekaligus menjaga kebersihan dengan mencuci tangan agar Anda dan keluarga, serta orang sekitar Anda tetap aman dari bahaya virus dan cegah Corona sebaik mungkin. Pakai masker mulut kain Anda dengan desain custom yang bisa Anda buat di Tshirtbar untuk mencegah infeksi virus dan mengurangi resiko tertular virus Covid 19 ya!

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan
Latest posts by Bryan (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *