5 Cara Membuat Baju Anak

Memahami cara membuat baju anak adalah impian semua orang tua. Baik pria atau wanita, orang tua ingin memberikan sesuatu yang terbaik untuk buah hatinya. Apalagi kalau bisa dibuat sendiri dan tidak selalu beli. Jadi, orang tua bisa memberikan apa yang benar-benar diinginkan oleh anak.

Sayangnya membuat baju anak tidak mudah. Apalagi kalau usianya masih sangat kecil. Perlu ketelitian cukup tinggi dan ketelatenan agar mampu membuat pola lalu diimplementasikan. Kalau Anda ingin membuat baju untuk si kecil, simak beberapa cara di bawah ini.

1. Mengukur Tubuh Anak

Sebelum membuat baju untuk anak, Anda harus mengukur tubuh anak dahulu. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan meteran baju. Anda bisa membelinya di toko spesialis jahit dengan harga cukup murah.

Selanjutnya, lakukan pengukuran mulai dari tinggi badan anak. Selanjutnya lingkar pinggang, panggul, panjang kaki, lingkar dada, dan ukuran lain yang dibutuhkan. Pengukuran bisa dilakukan seakurat mungkin atau ditambah 1-1,5 cm untuk jahitan.

2. Menentukan Pola Baju yang Tepat

Baju yang bisa dipakai anak ada banyak. Ada baju jenis kaos, kemeja, dan jenis modifikasi lainnya. Kalau Anda masih pemula, bisa membuat kemeja yang sangat sederhana. Buat pola kemeja dengan cara menjiplak pakaian jadi atau mencari pola di internet.

Pilih pola yang sekiranya mudah dibuat. Selanjutnya coba gambar dan sesuaikan dengan data hasil pengukuran tubuh anak. Lakukan beberapa kali sampai mendapatkan pola yang sempurna. Anda bisa menggunakan koran bekas atau kertas manila yang lebar.

3. Mencari Bahan yang Sesuai

Setelah membuat pola dengan baik, ada baiknya untuk mencari bahan. Anda bisa menaksir berapa meter kain yang digunakan dari pola yang sudah dibuat. Selanjutnya pikirkan bahan yang digunakan, apakah katun biasa atau sintetis.

Kalau Anda membuat baju untuk anak, bahan katun yang lembut memang disarankan. Selain itu katun juga mudah dijahit. Kalau Anda ingin melakukan print DTG, bahan katun juga sangat mudah untuk dijadikan media cetak.

4. Melakukan Trial and Error 

Kalau Anda baru pertama kali membuat baju untuk anak, kesalahan mungkin saja terjadi. Untuk itu, setelah pola jadi jangan langsung menggunakan kain yang bagus. Lebih baik beli kain murah untuk mencobanya.

Kalau tidak mau pakai kain, bisa pakai koran terlebih dahulu. Lakukan beberapa kali sampai berhasil dan yakin akan mencobanya ke kain yang lebih baik.

5. Menjahit dengan Presisi

Tahap terakhir yang akan Anda lakukan kalau membuat baju anak adalah menjahit. Anda bisa menjahitnya secara manual atau menggunakan mesin jahit. Keduanya bisa menghasilkan pakaian terbaik, asal dilakukan perlahan-lahan.

Jahit mengikuti pola yang sudah dibuat sebelumnya. Usahakan memberikan tambahan beberapa cm agar jahitan sempurna. Selain itu, pakaian juga tidak akan kekecilan. Apalagi pertumbuhan anak cenderung cepat.

Baca juga: Inspirasi Model Sablon Glow in the Dark yang Tidak Mainstream

Perhatikan baik-baik cara di atas agar proses pembuatan baju anak bisa berjalan sempurna. Dengan begitu peluang terjadi gagal saat membuat pola, menggunting, sampai menjahit jadi kecil. Meski baru pertama kali membuat, hasilnya bisa maksimal. Anak-anak juga akan menyukai hasil karya orang tuanya.

Oh ya, memahami cara membuat baju anak memang penting. Namun, kalau tidak ada waktu untuk melakukannya, kenapa tidak menggunakan jasa printing baju anak. Anda bisa menggunakan jasa Tshirtbar untuk membuat baju anak, lengkap dengan pola atau gambar yang mereka sukai.

Bryan Wicaksono
Latest posts by Bryan Wicaksono (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *