5 Bahan Rompi Motor Anti Angin yang Bagus

Keselamatan merupakan hal penting yang harus diutamakan selama berkendara di jalan raya. Apalagi jarak perjalanan cukup jauh, perlengkapan keselamatan mesti ditingkatkan. Salah satunya dengan memakai rompi motor anti angin yang bagus.

Rompi berfungsi sebagai pelindung dada, baik dari terpaan angin, maupun benturan akibat kecelakaan. Lalu, seperti apa bahan rompi terbaik untuk Anda? Berikut ada lima jenis yang direkomendasikan berdasarkan mereknya.

  1. Taslan

    Bahan Taslan berasal dari serat sintetis pilihan yang berkualitas. Karenanya, kain ini kuat menahan angin, antiair, serta tidak mudah sobek. Jika digunakan pada malam hari, terasa hangat di tubuh. 

    Kain Taslan juga ringan dan mudah dilipat. Meski begitu, bahan tersebut tidak gampang kusut. Mengenai sifat, jenis bahan ini lebih cepat kering. 

    Namun, ada perbedaan antara kain Taslan latex dan balon. Ketika disiram air, Taslan latex cepat menyerap. Sebaliknya, Taslan balon justru melewatkan air tersebut—mirip daun alas. 

  2. Despo

    Bahan Despo sejenis dengan parasut, tetapi teksturnya lebih halus. Bentuknya juga fleksibel dan tebal. Keunggulan lainnya, kain Despo memiliki sirkulasi udara yang terletak pada lapisan tertentu. Selain itu, serat kain Despon cenderung kecil dan licin.

  3. PES Quilting dan Taffeta

    Anda pernah memakai jaket merek Respiro Enquilo R1? Bahan luarnya adalah PES Quilting—yang dikenal nyaman di kulit. PES Quilting juga memiliki permukaan tebal sehingga mampu menahan angin secara maksimal.

    Sementara itu, bagian dalam rompi dikombinasikan dengan bahan Taffeta Quilting Soft Touch. Teksturnya lembut dan tidak mudah kusut. 

  4. Kombinasi Polyester dan Corduroy

    Polyester merupakan jenis bahan yang sering digunakan untuk membuat jaket, pakaian, maupun rompi. Pasalnya, Polyester bersifat lentur, tetapi tidak mudah sobek. Kain ini juga mudah menyesuaikan ukuran objeknya. Jika dikenakan oleh orang bertubuh besar, kain tersebut akan ikut melebar.

    Kelebihan lainnya, Polyester mudah dicuci dan cepat kering. Kerennya, bahan tersebut tidak membutuhkan setrika untuk menghaluskan. Hal itu karena material pembuatnya bersifat lembut. 

    Untuk menyempurnakan, Polyester biasa dikombinasikan dengan Corduroy. Bahan ini berasal dari serat kapas tebal. Bentuk dasarnya bergaris-garis. Jadi, bagian luar rompi terkesan klasik.

    Baca juga: Bahan Baju yang Bagus Untuk Bepergian

  5. Kombinasi Bahan Dinir, Busa, dan Furing

    Dari sekian banyak bahan rompi antiangin, Dinir paling basic dan populer. Banyak konveksi yang menggunakan kain tersebut untuk membuat rompi maupun jaket. Hal itu karena harga Dinir relatif murah dengan kualitas tahan air, ringan, serta kuat.

    Ada enam jenis bahan Dinir, yakni D300, D420, D600, D1050, D1680, dan D1800. Dari keenam macam kain tersebut, Dinir D420 paling tipis. Kualitasnya juga tergolong jelek dan mudah sobek.

    Kalau Anda mencari bahan Dinir paling tebal, gunakan jenis D1800. Namun, permukaan D1800 lebih kaku daripada jenis lainnya. Selain itu, pori-porinya cenderung rapat.

    Sementara itu, bagian dalam rompi bisa menggunakan kain Furing. Jenis bahan ini kerap digunakan karena bertekstur halus, seperti sutra. Selain itu, Furing mudah disetrika, dilipat, serta menyerap keringat.

    Lapisan terakhir yang bisa dikombinasikan dengan Furing adalah busa. Salah satu jenis busa terbaik, yakni Dacron. Biasanya, busa Dacron dilapisi kain Quilting sehingga nyaman dikenakan. Dacron sendiri memiliki kelebihan mudah dicuci, tahan lama, serta lebih higienis.

Itulah beberapa bahan rompi motor anti angin yang bagus untuk referensi Anda. Jika membutuhkan rompi motor anti angin berkualitas, situs tshirtbar.id menyediakan banyak pilihan. Yuk, kunjungi situsnya dan pilih sendiri rompinya.

Bryan Wicaksono
Latest posts by Bryan Wicaksono (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *