Last Update: January 15th, 2020 at 1:22 pm

4 Bahan Terbaik untuk Tote Bag

Membicarakan jenis tas, biasanya sling bag dan tas punggung adalah jenis yang paling disukai dan banyak digunakan oleh banyak orang. Namun, saat ini ada jenis tas yang digemari oleh para anak muda yaitu tote bag. Jenis tas jinjing yang memiliki bentuk kotak dan tanpa resleting ini memang cukup simple dan sangat disukai karena kesederhanaannya tersebut.

Saat ini cukup banyak orang yang memilih menggunakan tote bag karena desainnya yang lucu dan simple. Pilihan warna dari tote bag yang beragam juga bisa menjadi alasan mengapa jenis tas yang satu ini menarik perhatian banyak orang untuk mencoba menggunakannya. Selain karena desain dan warnanya, tote bag juga menjadi favorit karena memiliki harga yang lebih murah jika dibandingkan dengan jenis tas lainnya.

Jenis Kain yang Bisa Digunakan untuk Tote Bag

Meskipun banyak anak muda yang menggunakan tote bag hanya karena modelnya yang lucu dan menarik, tapi sebenarnya tote bag juga memiliki fungsi yang sama seperti tas pada umumnya. Tote bag bisa digunakan untuk menyimpan barang-barang penting mulai dari dompet, notebook, alat tulis hingga banyak barang lainnya. Bahkan ada tote bag dengan ukuran yang cukup besar sehingga bisa digunakan tempat untuk membawa laptop.

Tote bag biasanya dibuat dari bahan yang tebal agar cukup kuat saat dijinjing. Untuk bahannya sendiri ada beberapa bahan yang umumnya digunakan untuk membuat tote bag. Berikut ini 4 bahan terbaik untuk dijadikan tote bag yang berkualitas.

1. Kain Kanvas

Jenis tote bag yang dibuat dari kain kanvas biasanya akan lebih kuat dan tahan lama. Tote bag dari kain kanvas sendiri awalnya berasal dari bahan mori yang sudah mengalami perubahan karena proses pemutihan. Tote bag dari kain kanvas selain lebih kuat, teksturnya juga lebih tebal dan tidak kaku.

Membuat tote bag dari kain kanvas biasanya memerlukan beberapa proses agar bisa tahan dari lembab dan timbulnya jamur. Kain kanvas adalah pilihan tepat jika ingin dijadikan tote bag karena selain kualitas bahannya bagus, kain jenis ini juga bisa dengan mudah diberikan desain berupa gambar maupun kata-kata yang menarik.

2. Kain Baby Kanvas

Selain bahan dari kain kanvas, rupanya tote bag juga bisa dibuat dari bahan baby kanvas lho. Bahan yang satu cukup tebal tapi tidak setebal bahan kanvas. Namun jika dibandingkan dengan kanvas rupanya bahan yang satu ini memiliki tekstur yang tidak terlalu kaku dan lebih halus. Jadi biasanya baby kanvas digunakan untuk tote bag fashion yang memerlukan bahan yang lebih halus.

Baby kanvas juga memiliki harga yang cukup terjangkau meskipun memiliki kualitas yang tidak kalah dengan jenis kain lainnya. Sayangnya jenis kain yang satu ini juga memiliki beberapa kekurangan misalnya saja serat kain yang mudah rusak hingga warna yang lebih cepat memudar.

3. Kain Blacu

Kain blacu juga menjadi salah satu bahan penting yang bisa dimanfaatkan untuk bahan pembuatan tote bag. Di pasaran malah lebih banyak ditemukan tote bag dari bahan blacu karena harganya yang lebih murah jika dibandingkan dengan tote bag yang dibuat dari kain kanvas ataupun baby kanvas.

Kain blacu sendiri adalah kain grey yaitu kain mentah yang merupakan semua kain hasil dari penenunan yang belum selesai prosesnya sehingga teksturnya lebih kaku. Jadi jenis kain blacu tidak hanya terbuat dari katun saja. Pasalnya kain blacu juga bisa terbuat dari bahan seperti rayon dan polyester. Bahkan kain blacu juga bisa saja terbuat dari kombinasi dua material yang berbeda.

4. Spunbond

Tote bag yang terbuat dari bahan spunbond disebut paling murah jika dibandingkan dengan tote bag lainnya. Kualitas dari bahan spunbond memang tidak terlalu baik jika dibandingkan dengan kanvas maupun baby kanvas. Jadi biasanya tote bag dari bahan spunbond digunakan untuk goodie bag yang diberikan saat ada event seperti seminar atau workshop.

Kain jenis spunbond ini sendiri diolah menggunakan campuran kimia dan cat pelarut yang dipanaskan Meskipun kualitasnya kalah dari kanvas dan baby kanvas, tapi jenis bahan yang satu ini bisa didaur ulang dan biasanya digunakan alat kesehatan seperti masker hingga pampers disposable.

Bryan Wicaksono

Founder and CEO at Tshirtbar
began my entrepreneurship journey back in 2013 after spending sometime working for a multinational company. Tshirtbar was established to meet the growing demand of customized apparel in Indonesia. I believe that incorporating technology into the custom apparel industry can provide great values and services for Tshirtbar's customers. Apart from entrepreneurship, being a cancer survivor, I also have a passion in fitness and healthy diet. I am based in Jakarta.
Bryan Wicaksono

Latest posts by Bryan Wicaksono (see all)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *